web statistics

Analisa Harian - Forex by Team Alpari Research & Analysis

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by Team Alpari Research, May 30, 2016.

?

Apakah Analisa Harian ini Bermanfaat?

Poll closed Nov 26, 2016.
  1. Ya

    100.0%
  2. Kurang Bermanfaat

    0 vote(s)
    0.0%
  3. Bisa ditambah beberapa fitur (silakan komentar)

    0 vote(s)
    0.0%
  1. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    USDJPY (Des 20, 2018) - Aset Berpindah, USDJPY Stagnan

    alpari-asia.com
    , 20/12/2018 08:16
    Pada perdagangan hari Rabu (19/12), pasangan mata uang USDJPY dibuka stagnan dan diperdagangkan menurun sebelum akhirnya kembali naik dan ditutup stagnan di kisaran level 112.474. Pelemahan mata uang USD diperkirakan karena banyaknya arus modal yang berpindah ke mata uang JPY guna melindungi nilai aset mereka terhadap risiko inflasi dan juga pergerakan aset. Namun pasca diumumkannya oleh The Fed mengenai peningkatan tingkat suku bunga acuan langsung spontan membuat pelaku pasar masuk kembali ke mata uang USD.

    Melihat pergerakan harga hari Rabu (19/12), kami memperkirakan pasangan mata uang USDJPY akan berpotensi untuk kembali melanjutkan kenaikannya. Saat ini pasangan mata uang ini tampak sudah menembus batasan atas gelombang pergerakan turun harga sebelumnya, sehingga peluang kenaikan kembali harga saat ini cenderung terbuka. Di samping itu, kami memperkirakan pasangan mata uang USDJPY akan berpotensi untuk naik kembali menuju ke kisaran level 113 yang terdapat level tahanan kuat atas harga saat ini.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  2. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    USDCHF (Des 21, 2018) - Ekonomi Amerika Memburuk, USDCHF Turun

    alpari-asia.com
    , 21/12/2018 08:54
    Pada perdagangan hari Kamis (20/12), pasangan mata uang USDCHF dibuka stagnan dan diperdagangkan volatil sebelum akhirnya ditutup menurun ke kisaran level 0.98779. Penurunan ini jelas dikarenakan pelemahan perekonomian di Amerika Serikat yang diindikasikan oleh menurunnya indeks manufaktur Philly Manufacturing Index ke level terendah dalam 2 tahun terakhir, kemudian data pekerjaan yang tercatat kenaikan klaim manfaat penganggurannya juga. Di sisi lain, ketakutan akan adanya penutupan pemerintah Amerika Serikat sementara diakibatkan kekurangannya anggaran pembangunan tembok perbatasan juga menjadi salah satu pertimbangan.

    Melihat pergerakan harga hari Kamis (20/12), kami memperkirakan pasangan mata uang USDCHF akan berpotensi untuk kembali melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang USDCHF berada di dalam gelombang pergerakan harga menurun jangka menengahnya sehingga kami memperkirakan akan adanya pelemahan lanjutan dikarenakan peluang penurunan sangat terbuka. Dengan tampak besarnya tekanan jual dari pasangan mata uang ini, maka tampak pula kondisi saat ini akan minim minat beli dikarenakan dominasi para penjual yang terus menekan harga.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  3. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    GBPUSD (Des 28, 2018) - Ekonomi Stagnan, GBPUSD Stagnan

    alpari-asia.com
    , 28/12/2018 07:43
    Pada perdagangan hari Kamis (27/12), pasangan mata uang GBPUSD dibuka naik kemudian diperdagangkan volatil sebelum akhirnya ditutup stagnan di kisaran level 1.26410. Pergerakan harga pada rentang harga sempit ini tidak terlepas dari penguatan bursa saham Amerika Serikat yang cenderung memancing pelemahan terhadap mata uang USD, namun di sisi lain pelemahan perekonomian di Britania Raya juga menyebabkan pelemahan dari mata uang GBP. Saat ini tampak pelaku pasar saling tarik menarik dalam menentukan arah perekonomian kedua negara ini.

    Melihat pergerakan harga hari Kamis (27/12), kami memperkirakan pasangan mata uang GBPUSD akan berpeluang untuk kembali melanjutkan pergerakan stagnannya. Saat ini pasangan mata uang ini tampak bertahan di dalam rentang harga sempit yang ditunjukkan oleh pergerakan harga yang tidak signifikan saat ini. Kami memperkirakan minimnya minat beli maupun tekanan jual harga saat ini yang menjadi penyebab utama pergerakan harga dalam rentang yang sempit saat ini. Saat ini peluang pelanjutan stagnasi pergerakan harga tampak akan cenderung besar pula.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  4. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    EURUSD (Des 31, 2018) - Jelang Liburan, EURUSD Stabil

    alpari-asia.com
    , 31/12/2018 10:43
    Pada perdagangan hari Jumat (28/12), pasangan mata uang EURUSD dibuka stagnan dan diperdagangkan volatil sebelum akhirnya ditutup mendekati level pembukaannya di kisaran level 1.14437. Menjelangnya hari liburan Tahun baru, pelaku pasar dari kedua zona ekonomi cenderung melindungi nilai aset mereka terhadap volatilitas dan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi selama musim liburan ini, sehingga menyebabkan pergerakan harga dalam rentang harga yang sempit terjadi pula. Di samping itu, minimnya sentimen menjelang liburan ini juga membuat pelaku pasar cenderung defensif pula.

    Melihat pergerakan harga hari Jumat (28/12), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang ini berada di dalam gelombang pergerakan harga naik jangka pendeknya, sehingga kami menilai adanya peluang yang besar untuk harga melanjutkan kenaikannya. Kami memperkirakan pasangan mata uang ini akan berpotensi untuk melanjutkan kenaikannya namun tidak dalam beberapa hari ke depan dikarenakan belum normalnya ritme pasar saat ini.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  5. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    GBPUSD (Jan 2, 2019) - Minyak Mentah Menguat, S&P500 Naik

    alpari-asia.com
    , 02/01/2019 09:00
    Pada perdagangan hari Senin (31/12), indeks S&P500 dibuka langsung naik namun sempat tertekan ke level penutupan sebelumnya sebelum akhirnya kembali diperdagangkan naik dan ditutup naik ke kisaran level 2,506. Kenaikan ini diperkirakan karena adanya kenaikan harga minyak mentah menjelang penutupan tahun yang mana membuat emiten perminyakan cendereung naik. Hal ini tentu saja mendorong indeks secara keseluruhan sebab emiten perminyakan masih cukup mendominasi kapitalisasi di S&P500 saat ini yang mana terdiri dari banyak sektor.

    Melihat pergerakan harga hari Senin (31/12), kami memperkirakan indeks S&P500 akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan kenaikannya. Saat ini indeks S&P500 telah berhasil ditutup di atas level 2,500 yang merupakan level tahanan kuat psikologis pasarnya, namun dikarenakan penutupan terjadi di penghujung tahun yang mana sepi akan transaksi, maka peluang harga menurun kembali tetap terbuka lebar. Kami memperkirakan bila harga kembali melanjutkan kenaikannya, maka harga akan menuju ke kisaran level 2,630 – 2,650 yang mana terdapat gap harga yang masih terbuka.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  6. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    EURUSD (Jan 3, 2019) - Musim Liburan, USD Menguat

    alpari-asia.com
    , 03/01/2019 09:16
    Pada perdagangan hari Rabu (2/1), pasangan mata uang EURUSD dibuka naik kemudian diperdagangkan sempat menguat dan tertekan hingga penutupan sebelum akhirnya ditutup di kisaran level 1.13430. Penurunan pasangan mata uang ini disebabkan oleh penguatan mata uang USD di masa liburan yang dikarenakan oleh perpindahan aset pelaku pasar ke mata uang USUD guna menghindari kejutan pergerakan harga dari mata uang lainnya pasca liburan ini, sehingga membuat pasangan mata uang dengan USD pada umumnya melemah terhadap USD.

    Melihat pergerakan harga hari Rabu (2/1), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Namun saat ini tampak pasangan mata uang EURUSD baru saja memantul dari tahanan bawah kuatnya, sehingga akan berpeluang untuk melanjutkan koreksi naiknya terlebih dahulu. Setelah koreksi naiknya selesai, barulah harga akan berlanjut menurun kembali. Kami memperkirakan pasangan mata uang ini akan naik terlebih dahulu ke kisaran level 1.139 sebelum kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  7. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    USDCAD (Jan 4, 2019) - Ekonomi Memburuk, USD Melemah

    alpari-asia.com
    , 04/01/2019 08:34
    Pada perdagangan hari Kamis (3/1), pasangan mata uang USDCAD dibuka menguat dan diperdagangkan stagnan hingga jam perdagangan New York yang mana dirilisnya beberapa data ekonomi yang memburuk menyebabkan penurunan signifikan dari harga saat ini dan ditutup di kisaran level 1.34880. Memburuknya kinerja perekonomian di sektor manufaktur di Amerika Serikat cenderung menjadi kunci penurunan yang terjadi dimana inflasi melemah dan juga pemesanan bahan manufaktur menurun menjadi kunci utama pelemahan yang diperkirakan ini.

    Melihat pergerakan harga hari Kamis (3/1), kami memperkirakan pasangan mata uang USDCAD berpotensi untuk kembali diperdagangkan melemah. Namun pelemahan yang akan terjadi ini akan cenderung untuk diawali dengan penguatan terlebih dahulu sehingga kami memperkirakan harga akan menuju ke kisaran level 1.358 sebelum kembali melanjutkan penurunan yang lebih jauh pula. Di samping itu, minimnya minat beli pelaku pasar saat ini membuat pelaku pasar cenderung lebih berwaspada terhadap pergerakan harga lanjutan yang bisa terjadi.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     
  8. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    GBPUSD (Jan 7, 2019) - Inflasi Britania Membaik, GBPUSD Naik

    alpari-asia.com
    , 07/01/2019 10:00
    Pada perdagangan hari Jumat (4/1), pasangan mata uang GBPUSD dibuka stagnan kemudian diperdagangkan stagnan dan akhirnya diperdagangkan naik sejak jam perdagangan New York dan ditutup naik ke kisaran level 1.27113. Kenaikan pasangan mata uang ini diperkirakan karena membaiknya kondisi inflasi di sektor jasa di Britania Raya yang mana membuat mata uang GBP menguat jauh. Kemudian memburuknya kondisi pengangguran di Amerika Serikat melanjutkan penguatan pasangan mata uang ini hingga penutupannya dengan tekanan jual yang terbilang kecil.

    Melihat pergerakan harga hari Jumat (4/1), kami memperkirakan pasangan mata uang GBPUSD berpotensi untuk diperdagangkan melanjutkan penguatannya kembali. Saat ini pasangan mata uang ini berada di dalam gelombang pergerakan harga menurun jangka panjangnya, namun tampak harga saat ini mulai memasuki gelombang pergerakan harga naik jangka pendeknya, sehingga kami memperkirakan pasangan mata uang ini akan berpotensi untuk kembali naik untuk jangka pendeknya apalagi level 1.27 baru saja ditembus naik kembali.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  9. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    AUDUSD (Jan 8, 2019) - Manufaktur Melemah, AUDUSD Naik

    alpari-asia.com
    , 08/01/2019 08:04
    Pada perdagangan hari Senin (7/1), pasangan mata uang AUDUSD dibuka stagnan kemudian diperdagangkan melanjutkan kenaikannya hingga penutupannya di kisaran level 0.71470. menurunnya kondisi industri di Australia yang mana tampak pada indeks manufaktur AIG (Australia Industry Group) membuat banyak pelaku pasar tidak agresif dalam mengambil keputusan beli. Di samping itu, pelemahan mata uang USD juga terjadi dikarenakan pelemahan dari pembelian oleh manajer pembelian di sektor jasa maupun manufaktur membuat mata uang USD kembali melemah.

    Melihat pergerakan harga hari Senin (7/1), pasangan mata uang AUDUSD juga berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan kenaikannya. Kenaikan saat ini tampak cenderung terbatas dikarenakan saat ini pasangan mata uang ini tampak mendekati level tahanan atasnya di kisaran level 0.7171. Hal ini dikarenakan pasangan mata uang ini berpotensi untuk kembali memantul menurun dari kenaikan yang terjadi saat ini yang mana sudah sempat memasuki gelombang pergerakan harga naik jangka pendeknya saat ini.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  10. Team Alpari Research

    Team Alpari Research
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    May 30, 2016
    Messages:
    626
    Likes Received:
    0
    EURUSD (Jan 9, 2019) - Brexit Membingungkan, EURUSD Menurun

    alpari-asia.com
    , 09/01/2019 07:37
    Pada perdagangan hari Selasa (8/1), pasangan mata uang EURUSD dibuka menurun kemudian diperdagangkan melemah terus hingga jam perdagangan Amerika Serikat dan ditutup di kisaran level 1.14406. Penurunan ini jelas dikarenakan efek keluarnya Britania Raya yang mana diperkirakan menyebabkan kerugian bukan hanya kepada Britania Raya sendiri namun juga Uni Eropa yang mengalami peningkatan pengangguran akibat banyaknya pekerja Uni Eropa yang terpaksa kembali ke Uni Eropa dikarenakan izin mereka untuk bekerja di Britania Raya dicabut begitu pula sebaliknya.

    Melihat pergerakan harga hari Selasa (8/1), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang ini berada di dalam gelombang pergerakan harga menurun jangka pendeknya, sehingga kami memperkirakan pasangan mata uang ini berpeluang untuk melanjutkan penurunannya. Kami melihat apabila harga menembus ke bawah level 1.142, maka ada potensi harga untuk menuju ke bawah level 1.135 yang merupakan level batasan bawahnya saat ini.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

Share This Page