web statistics


Belajar Menganalisa Chart ala KG

Discussion in 'Analisa Teknikal' started by kang_gun, Feb 28, 2008.

?

Apakah Thread ini membantu Anda menganalisa Chart ?

  1. Sangat membantu

    1,661 vote(s)
    98.5%
  2. Sama sekali tidak berguna

    26 vote(s)
    1.5%
  1. kang_gun

    kang_gun New Member

    coba geser chart M15 nya ke belakang sampai beberapa bulan bro...

    KG
     
    yayan299 likes this.
  2. touch_the_sky

    touch_the_sky New Member

    tadinya sy juga punya pertanyaan yg sama :D..

    btw maaf sedikit oot kang,menurut pendapat akang pribadi,berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh seseorang untuk dapat memahami pasar? jujur saya `terjebak` dalam dunia forex ini karena adanya iming2 easy money dalam waktu cepat dari yang ngajakin..namun pada akhirnya jatuh cinta juga nih..

    setidaknya,saya skrg seperti udah nemu jalan tangga dalam ngedaki gunung dibandingkan sebelumnya yg seolah2 nekad buat jalan sendiri ...

    trims kang..
     
  3. kang_gun

    kang_gun New Member

    Hmmmm.. waktu yang dibutuhkan relatif yah.. tergantung individunya juga :D Ibarat belajar mengendarai mobil saja... ada yang sehari langsung bisa, ada yang berhari-hari bahkan berminggu-minggu... tergantung...

    Jatuh cinta, menyukai dulu itu penting bro.... kalo kita sudah suka semuanya akan mudah... hehehehehehe...

    KG
     
    rina and Romeo1s like this.
  4. kang_gun

    kang_gun New Member

    Nyoba OP GJ dan EU lagi ah....

    hehehehe.... boring
    nyoba OP Buy GJ lagi dan Sell EU

    KG

    [​IMG]

    [​IMG]
     
    Anto Joel likes this.
  5. kang_gun

    kang_gun New Member

    Mari kita lanjutkan materi nya....

    OK... mungkin cukup yah bincang-bincangnya
    sekarang mari kita lanjut ke Bab berikutnya.....

    dan untuk ketertiban dan kenyamanan kita membaca bab selanjutnya, SAYA MOHON TEMAN-TEMAN UNTUK TIDAK MEMBUAT POSTINGAN TERLEBIH DAHULU SAMPAI PEMBAHASAN INI SELESAI....

    Terimakasih,

    KG
     
  6. kang_gun

    kang_gun New Member

    Sejauh ini kita sudah membahas bagaimana menganalisa pergerakan harga dan menentukan batas-batas pergerakannya. Saya akan coba ringkas dan simpulkan apa yang sudah kita bahas:

    1. Kita dapat mengikuti kecenderungan arah pergerakan harga dengan mengamati nilai rata-rata pergerakan harga berdasarkan titik acuan (titik pengamatan) tertentu yang telah kita tentukan dan kita gunakan sebagai standard analisa kita. Dalam pembahasan ini kita menggunakan pergerakan rata-rata harian, mingguan, bulanan dan tahunan sebagai titik acuan.

    2. Harga selalu bergerak secara dinamis mengikuti laju permintaan dan penawaran yang terjadi di market sehingga membentuk pola tertentu. Pola pergerakan harga ini untuk menyederhanakan kita bagi atas tiga jenis saja, yaitu: Pola pergerakan naik (Up Trend), Pola pergerakan turun (Down Trend) dan Pola pergerakan normal (Flat Trend).

    3. Prediksi batas-batas pergerakan hanya dihitung berdasarkan rata-rata pergerakan acuan yang sedang bergerak dengan pola pergerakan normal (Flat Trend). Perhitungan batas-batas ini dilakukan dengan menghitung Standard Deviation dari nilai rata-rata pergerakan acuan.

    Dari apa yang sudah kita peroleh ini, artinya secara umum kita sudah dapat gambaran atau peta perjalanan mata uang yang akan kita ikuti. Nah, selanjutnya kita akan bahas bagaimana kita masuk dan mengambil keuntungan dari pergerakan yang dibentuk oleh harga.

    (nanti siang kita lanjut yah... mau maem dolo... hehehehehe)

    KG
     
    Emmanuel adi and makmurrenrady like this.
  7. kang_gun

    kang_gun New Member

    Kita lanjut yah...

    Nah.. dari pembahasan sebelumnya saya sudah jabarkan juga bagaimana kita menggunakan SMA untuk mengamati pergerakan harga dan menggunakan BB untuk membuat batas-batas pergerakan harga. Pertanyaan selanjutnya yang paling ditunggu-tunggu adalah bagaimana kita mengambil keuntungan dari hasil analisa yang telah kita miliki? Atau.. pertanyaan saya dulu yang sering saya lontarkan biasanya.. kapan OP nya neh?... di harga berapa? ... Jam berapa?... hehehehehehehehehehe... (Jadi inget 6 tahun yang lalu...)

    Nah.... kunci pertama yang sering saya gunakan adalah.... "saya tidak akan naik bus kota dengan melompat pada bus kota yang sedang melaju, tetapi saya akan menunggunya di halte-halte atau tempat-tempat yang akan di singgahinya untuk berhenti mengangkut penumpang" .. Begitu juga dengan trading yang akan kita lakukan... Lalu di mana halte nya dong? hehehehehehehehehehe.. emangnya bus kota

    Begini... seperti kita pahami harga bergerak dengan dua pola yaitu pola trending dan pola flat. Kita menyebutnya trending jika pergerakan harga secara dramatis bergerak naik atau turun dan kita akan menyebutnya flat jika pergerakan harga yang terjadi bergerak dalam rentang yang relatif kecil (sehingga kita bisa menyebutnya datar) tentu saja berdasarkan titik acuan pengamatan yang kita gunakan. Jika kita amati dari berbagai titik acuan pengamatan maka kita akan menemukan bahwa kedua pola ini seperti saudara kembar yang tidak bisa dipisahkan. Coba amati chart pair apa saja. lalu plot SMA berapa saja.... pasti Anda akan menemukan bahwa setelah bergerak up/down maka SMA tersebut akan bergerak mendatar baru kemudian bergerak up/down lagi... selalu begitu berulang-ulang... Nah ini adalah keadaan yang bisa kita manfaatkan untuk trading kita nanti...

    (Segini dulu... nanti kita lanjut)

    KG
     
  8. kang_gun

    kang_gun New Member

    Kita lanjutin..

    Gerakan trending dan flat yang kita lihat pada pergerakan harga sebetulnya menunjukkan atau menggambarkan perilaku para pelaku pasar yang menggerakkan nilai mata uang tersebut. Ketika trending artinya para pelaku pasar sedang melakukan transaksi dalam satu arah pada rentang waktu dimana keadaan trending tersebut terjadi, sedangkan situasi flat terjadi ketika transaksi yang dilakukan para pelaku pasar berimbang komposisinya.

    Seperti yang telah saya sampaikan juga, setelah mengamati pergerakan harga dari beberapa titik acuan yang telah kita tetapkan. Selanjutnya kita mencari pergerakan dari titik acuan ini yang pola nya Flat, dan setelah kita menemukannya lalu kita membuat batas-batas dengan menggunakan BB di mana periodnya sesuai dengan period SMA yang pergerakannya Flat tadi. Nah, selanjutnya kita menggunakan Upper Line dan Lower Line BB ini sebagai titik Entry. Prinsipnya di sini sederhana kita Buy jika price telah menyentuh, hampir atau melewati Lower Line BB dan kemudian terlihat bergerak memantul atau berbalik ke arah Middle Line BB. Dan kita Sell jika price telah menyentuh, hampir atau melewati Upper Line BB dan kemudian terlihat bergerak memantul atau berbalik ke arah Middle Line BB.... INGAT prinsip ini hanya berlaku jika BB Flat !!!!!

    Contohnya seperti GBP/USD hari ini ... (Lihat gambar di bawah)

    [​IMG]

    Ini adalah chart D1.... dimana:
    Garis Merah = SMA 5 (Mingguan)
    GarisBiru = SMA 20 (Bulanan)
    Garis Kuning = SMA 240 (Tahunan)
    Garis Biru putus-putus = BB 20 (SD 2)
    Garis Kuning putus-putus = BB 240 (SD 2)

    Perhatika SMA 20 dan SMA 240 terlihat Flat... dan sebetulnya pergerakan rata-rata harian pun flat juga... Nah, berdasarkan prinsip-prinsip yang sudah saya jelaskan tadilah OP Sell GBP/USD saya lakukan. Contoh ini menggunakan D1... karena saya sedang mencoba bermain Long Term hehehehehehe.... targetnya terserah pergerakan price saja... Tetapi seperti saya jelaskan sebelumnya kita juga bisa menggunakan TF mana saja untuk menganalisa, yang kita lakukan tinggal mengkonversi pergerakan acuan ke period SMA nya saja.

    (Segini dulu nanti kita lanjut...)

    KG
     
    djun likes this.
  9. kang_gun

    kang_gun New Member

    Nah... ini contoh EU kemaren (Lihat postingan sebelumnya)
    Posisi ini saya ambil dari M15.... untuk contoh pembahasan berikutnya..

    KG

    [​IMG]
     
  10. kang_gun

    kang_gun New Member

    Pertanyaan selanjutnya adalah apakah hanya batas-batas yang sudah kita tentukan yang menjadi tempat atau point kita untuk Entry ? Bukan, batas tersebut hanyalah rambu-rambu yang memberitahu kita level-level yang bakal jadi titik perhatian kita. Nah, di sinilah kita perlu trick sederhana untuk melihat kapan saat entry yang pas... karena kalau menunggu SMA untuk pergerakan harian, mingguan, bulanan atau tahunan berubah arah maka kita akan banyak kehilangan momen atau kesempatan.

    Lalu bagaimana caranya? Mudah, kita tinggal memonitor pergerakan harga dengan menggunakan titik acuan yang lebih kecil rentang waktunya. Contohnya, kita bisa memonitor pergerakan harga dengan bantuan SMA 4 di H1. Artinya kita memonitor pergerakan harga yang terjadi dalam rentang 4 jam terakhir... Biat jelas lihat gambar di bawah ini.... Pada gambar dibawah saya menggunakan SMA 4 Close (warna Aqua) dan SMA 4 Open (warna Ungu) untuk melihat arah pergerakan harga dalam rentang waktu 4 jam terakhir...

    Mengapa 4 jam? Sebetulnya ini terserah Anda.. tapi saya memilah SMA 4 di H1 untuk memonitor pergerakan harga lebih detail, alasannya adalah karena di seluruh dunia working hours rata-rata adalah 8 jam per hari... dan selama 8 jam kerja tersebut ada jeda atau selang waktu untuk istirahat.. Jadi dengan memilih SMA 4 untuk memonitor pergerakan harga secara lebih detail bagi saya cukup logis dan masuk akal. Bukankah pasar digerakkan oleh manusia juga? hehehehehehe

    [​IMG]

    Coba perhatikan point-point yang saya beri tanda panah dan tanda jempol di atas... Kondisi titik acuan yang berada dalam kondisi Flat adalah SMA 24 (harian)... sebagaimana prinsip di atas.. kita hanya akan Sell jika price sudah menyentuh, hampir atau melewati Upper line BB 24 dan berbalik kembali ke arah Middle line baru kita Entry Sell... lihat dengan bantuan SMA 4 Open & Close kita bisa mendapatkan titik entry yang cukup aman.... Begitu juga untuk posisi Buy nya...

    Perlu di pahami di sini bahwa SMA 4 Open & Close di H1 bukan pengambil keputusan untuk ENTRY.... maksudnya tidak setiap kali kedua SMA 4 ini crossing atau bersilangan kita ENTRY... Crossing nya kita gunakan untuk ENTRY setelah analisa pergerakan dan penentuan batas-batas sudah kita lakukan.... Jadi jangan bilang bahwa SMA 4 Close & Open banyak false signalnya... hehehehehe banyak false signal kalo makenya hanya base on crossing qqqqqqqqqqqqqqqqq

    Tapi untuk mencari posisi Entry ini Anda bisa menggunakan indicator apa pun yang Anda suka... tentu saja setelah Anda melakukan analisa pergerakan sebagaimana yang saya sampaikan sebelumnya....

    (udah dulu... lagi menikmati ijooooooooooooooooooo semua neh...)

    KG
     
    Last edited: Mar 6, 2008
    andi lik and djun like this.

Share This Page