web statistics

Broker Lokal vs Online part. 1 : Kenapa Spread & Komisi di broker lokal tinggi ?

Discussion in 'Diskusi Broker' started by Asmuni, Jul 2, 2008.

  1. Asmuni

    Asmuni
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 6, 2008
    Messages:
    20
    Likes Received:
    0
    Nun sewu,

    Saya ingin bertanya, barangkali ada yang mengetahui sebab musababnya. Sebenarnya ini pertanyaan yang sederhana, hal ini sebenarnya mencolok, tetapi sayang sedikit dari kita yang mencoba mencari tahu kenapa begini.


    Kita selama ini mengetahui adanya persaingan mendapatkan margin antara broker lokal Indonesia (yang resmi dan terdaftar di Bapebbti) dan broker online (seperti fxopen, NF, marketiva, dll) Pertanyaan saya: Kenapa sih broker lokal kita memiliki spread dan komisi yang tinggi ? Kita lihat broker-broker lokal seperti Millenium, Valburry, dll mereka memberikan spread 5 atau 6 untuk pair GBP/USD, padahal di broker online sekarang spreadnya sudah 3.

    Kalau sudah begini, jelas broker online kelihatannya akan lebih unggul dalam persaingan mendapatkan margin dibandingkan dengan broker lokal... Sebab dari jumlah spread saja itu merupakan faktor yang berpengaruh, belum lagi soal leverage dan initial margin..

    Apakah penyebab semua ini karena peraturan dari Bapebbti? Kalau iya, kira-kira kenapa Bapebbti tidak bisa memberikan keleluasaan broker lokal untuk memberikan spread yang rendah, sehingga bisa bersaing dengan broker online..?

    Matur nuwun...:)
     
  2. andre12

    andre12
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Mar 27, 2008
    Messages:
    9
    Likes Received:
    0
    ya,, setahu saya memang aturannya begitu.. jadi untuk broker yang mau terdaftar di bapebbti harus memberikan komisi kepada bapebbti sejumlah pips per posisi.. jadi mau tidak mau broker lokal tersebut harus menaikkan pipsnya...

    CMIIW
     
  3. maxlink

    maxlink
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Apr 18, 2008
    Messages:
    239
    Likes Received:
    1
    kalau memberikan pips ke bapekti kayaknya tidak terlalu berpengaruh.
    sepertinya emang sudah ada semacam sindikat ,agar pips yg di trade kan semua sama. agar tidak berebut customer oleh hanya perbedaan spread diantara broker lokal
     
  4. Asmuni

    Asmuni
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 6, 2008
    Messages:
    20
    Likes Received:
    0
    Nun sewu,

    Bappebti ngutip pips ?! Wah! Ini baru berita, memang harus ditelusuri kebenarannya.. Tetapi masak iya Bappebti ngutip pips? Bappebti kan cuman sebagai badan regulator bukan bursa, seharusnya yang berhak ngutip pips itu BBJ (Bursa Berjangka Jakarta)..

    Any comment.. ? Atau pendapat lain..? Tolong beri tahu dong, ini penting bagi perkembangan futures di tanah air sendiri..

    Matur nuwun!
     
  5. andre12

    andre12
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Mar 27, 2008
    Messages:
    9
    Likes Received:
    0
    bener bro.. kebetulan saya pernah ditawari salah satu broker luar untuk buka cabang di indonesia.. nah pas cari" info untuk registrasi di bappebti,, saya dikasih tahu salah seorang teman bahwa memang kita harus bayar sejumlah komisi kepada bappebti jika ingin terdaftar,, makannya spreadnya bisa membengkak.. belum lagi ga bisa buka mikro account... :confused: :confused:
     
  6. sad.trader

    sad.trader
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jun 21, 2008
    Messages:
    430
    Likes Received:
    0
    Itulah Indonesia bung. Semua ada biayanya, mahal pula. Makanya di Indonesia semua hal jadi mahal. Tapi apa buleh buat
     
  7. Asmuni

    Asmuni
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 6, 2008
    Messages:
    20
    Likes Received:
    0
    Nun sewu,

    Jawaban Mas Mas bagus dan sangat membantu saya.. tetapi opini tidak cukup untuk menjawab semuanya. Karena ini juga bahan dari thesis saya (yaitu mengkaji persaingan antara broker lokal dan luar). saya butuh data yang valid..

    Hmm, Minggu depan saya akan meunjungi Bappebti untuk bertanya langsung kepada mereka perihal ini. Mudah-mudahan saya mendapat sesuatu dari sana.
    Hasil dari penelitian saya tentu akan saya paparkan di sini, demi perkembangan trading forex di tanah air sendiri. ;)

    Ada pendapat lain ?

    Matur nuwun, doakan saya dapat jawaban yang memuaskan.
     
  8. dj_hetick

    dj_hetick
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Sep 8, 2008
    Messages:
    20
    Likes Received:
    0
    Sebenarnya tidak ada regulasi khusus dari bappebti yg mengatur besaran spread dan charge commission...

    Namun ini seperti praktik monopoli, dimana masyarakat indonesia pada awalnya diperkenalkan ke bisnis ini melalui broker2 lokal, maka mereka sebagai pe-BISNIS tentunya ingin merengguk keuntungan yg sebesar2nya....

    Mereka pada awallnya bisa men-charge commission sesuka mereka, dan kenyataan membuktikan bahwa investor sebagai pihak yg membutuhkan jasa mereka (broker lokal) tidak bisa bernegosiasi dan dengan terpaksa menurut saja pada peraturan2 yg ditetapkan broker2 lokal.

    Namun, kenyataan saat ini, dimana masyarakat telah mengenal berbagai broker luar, maka tentu saja mereka (broker lokal) mulai dan akan bermain dalam hal spread dan komisi juga.

    Bisa dilihat pada beberapa broker lokal yg sudah mulai menerapkan spread 3 ataupun spread markets dan mulai menurunkan nominal charge yg dikenakan atas setiap transaksi.

    Cuma sayang.... swaps itu sudah jatah direksi2 dan komisaris2...jadi ga bisa dibego lagi.....heheheee
     

Share This Page