web statistics

Dolar AS Menguat Karena Optimisme Dalam Negeri dan Perdagangan

Discussion in 'Ekonomi dan Investasi' started by Ryan HOption, Aug 21, 2019.

  1. Ryan HOption

    Ryan HOption
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Apr 9, 2018
    Messages:
    596
    Likes Received:
    0
    Perdagangan pada pasangan mata uang USDJPY terlihat masih bertahan di sekitar level harga 106. Dolar AS menerima dorongan-dorongan positif saat tadi malam ketika saham AS juga mengalami lonjakan permintaan yang sangat tinggi. Optimisme ini datang setelah Presiden Trump memberikan pengumuman bahwa pembatasan operasi perusahaan Huawei China akan ditunda sampai dengan 90 hari mendatang. Kabar ini memberikan angin segar agar Huawei segera bisa menguraikan diri dari ketergantungan teknologi perusahaan.

    Padahal sebelumnya pada akhir pekan kemarin, Presiden Trump memberikan komentar bahwa kesepakatan dagang dengan China akan cukup sulit tercapai. Alasannya adalah jika memang China memilih langkag keras atas kekacauan yang terjadi di Hong Kong.

    Kenaikan di sekitar Dolar AS juga tampak terbukti dengan permintaan beberapa saham yang naik. Pada Dow Jones Industrial Average naik mencapai 250 poin atau mewakili +0,96 persen dan berakhir di sekitar level harga 26,136. Sementara itu pada S&P 500 naik mencapai 35 poin atau mewakili sekitar 1,2 persen dan berakhir di sekitar level 2.924. Nasdaq juga mengalami kenaikan sebesar 107 poin dan berada di sekitar 8.003.

    Kenaikan pada Dolar AS ini juga didukung dengan pemulihan pada imbal hasil obligasi pemerintah AS setelah kemarin terpukul. Kabar ekonomi selanjutnya datang dari laporan The Washington Post yang menyatakan bahwa saat ini pemerintah AS mulai mempertimbangkan untuk melakukan pemangkasan gaji. Langkah ini dilakukan untuk bisa merangsang tingkat pertumbuhan.

    Pemulihan USD ini juga disebabkan oleh pernyataan dari Presiden Fed Boston yaitu Rosengren. Dia mengatakan bahwa menolak untuk menurunkan suku bunga kembali sesuai apa yang dituntut oleh Presiden Trump. Atas kabar ini permintaan USD melonjak dan menaikkan juga pada yield AS menuju ke 1,55 persen dari sebelumnya di 1,50 persen.


    Dilansir oleh inforexnews.com
     

Share This Page