web statistics


Kudapan Berita dan Fundamental

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by GrandCapital_ID, Nov 13, 2017.

  1. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    [​IMG]

    Terpengaruh Wall Street, Saham Asia Ikut Tertahan

    Penguatan pasar saham Asia terhenti pada hari Selasa setelah saham Wall Street melemah, sementara dolar merosot di balik penurunan yield obligasi A.S. sementara, pasar fokus pada data inflasi A.S. yang akan dirilis pada hari ini sebagai petunjuk mengenai laju kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

    Indeks MSCI hanya bergerak tipis pada pertengahan pagi. Indeks Asia Pasifik di luar Jepang itu sempat naik 1,5 persen pada sesi Senin menyusul laporan pekerja A.S. pada hari Jumat yang positif, sementara pertumbuhan upah yang rendah meredam kekhawatiran tentang inflasi dan kenaikan suku bunga bank sentral yang lebih cepat.

    Namun, hasil yang beragam pada saham A.S. kemarin mendinginkan risk appetite investor di Asia. Indeks S&P 500 dan Dow tergelincir pada hari Senin karena tarif impor A.S. disahkan menjadi undang-undang minggu lalu sehingga membebani industri, sementara penguatan saham teknologi mendorong indeks Nasdaq mencapai rekor tertinggi baru.

    Di Jepang, indeks Nikkei turun 0,2 persen, dengan saham produsen baja dan mobil masih terpukul oleh kekhawatiran tentang tarif impor A.S. pada baja dan aluminium.

    Terjadi kekhawatiran di kalangan pelaku pasar atas sebuah skandal politik yang melanda pemerintah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sehingga meningkatkan keraguan tentang kemampuannya untuk melakukan reformasi ekonomi, yang meruntuhkan sentimen pasar saham.

    Indeks saham Australia turun 0,7 persen, sementara indeks Shanghai merosot 0,1 persen. KOSPI Korea Selatan secara efektif flat, jauh lebih baik setelah saham teknologi utama seperti SK Hynix dan Samsung Electronics naik mengikuti penguatan rekan-rekan mereka di A.S.

    Secara terpisah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Senin memblokir pengambilalihan saham Qualcomm oleh perusahaan pembuat semikonduktor Broadcom Ltd yang berpusat di Singapura Qualcomm Inc atas dasar keamanan nasional, mengakhiri apa yang telah menjadi kesepakatan industri teknologi terbesar yang pernah ada.

    Indeks dolar terhadap enam mata uang mayoritas flat di level 89,891 setelah turun sekitar 0,2 persen tadi malam.

    Yield Treasury acuan 10 tahun AS sedikit berubah pada 2,877 persen. setelah mencatat penurunan 2,5 basis poin semalam.
     
  2. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    [​IMG]

    Data Inflasi Dorong Emas Rebound

    Harga emas rebound pada hari Selasa, setelah data menunjukkan data inflasi harga konsumen A.S. melambat pada bulan Februari, membuat ekspektasi greenback melemah dan mempengaruhi ekspktasi kenaikan suku bunga agresif oleh Federal Reserve.


    Dolar melemah setelah data menunjukkan inflasi harga tingkat konsumen A.S. melambat bulan lalu, mengonfirmasikan bahwa perkiraan kenaikan inflasi yang diharapkan kemungkinan akan bertahap.

    Laporan tersebut muncul setelah data pada hari Jumat menunjukkan perlambatan pertumbuhan upah yang mengurangi kekhawatiran tekanan inflasi dan meredam ekspektasi kenaikan suku bunga sebanyak empat kali oleh Federal Reserve tahun ini.

    Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap pasangan enam mata uang utama mayoritas, turun 0,13% pada 89,77.

    Emas sensitif terhadap baik pergerakan suku bunga A.S. maupun dolar. Melemahnya dolar membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang asing, sementara kenaikan suku bunga A.S. mengangkat biaya kesempatan untuk menahan aset yang tidak menghasilkan seperti bullion.

    Perdagangan emas berjangka di pasar Comex naik 0,36% di harga $1.325,6 per troy ounce. Perdagangan lainnya di Comex, perak berjangka naik 0,45% menjadi $16,60 per troy ounce.
     
  3. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    [​IMG]

    Ekuitas Asia Retret Menyusul Perombakan Administrasi Trump

    Ekuitas Asia turun pada sesi perdagangan Rabu pagi, menyusul melemahnya saham A.S. semalam di tengah kekhawatiran meningkatnya proteksionisme A.S. setelah secara tak terduga Presiden Trump dilaporkan memecat Sekretaris Negara Rex Tillerson di Twitter. Berita tersebut menyusul pengunduran kepala penasihat ekonomi utama Gary Cohn pekan lalu.


    Sementara itu, laporan bahwa A.S. tengah berencana untuk mengenakan tarif impor China hingga $60 miliar juga dikutip sebagai tantangan bagi pasar ekuitas. Indeks harga konsumen utama A.S. dan indeks inti naik 0,2% dari bulan Januari, sejalan dengan ekspektasi.
    Semalam, Dow turun 0,7%, S&P 500 tergelincir 0,6% dan Nasdaq turun 1,0% di penutupan.

    Di China, output industri naik 7,2% pada basis tahunan di Februari, mengalahkan perkiraan konsensus umum sebesar 6,2%. Investasi aset tetap juga lebih tinggi dari perkiraan, melonjak 7,9% pada basis tahunan dibandingkan dengan estimasi 7,0%. Penjualan ritel untuk bulan ini sedikit lebih lunak, hanya naik 9,7% dibandingkan dengan perkiraan 9,8%.

    Namun, dampak pada ekuitas sepertinya terbatas, dengan indeks Shanghai Composite dan Shenzhen Component keduanya diperdagangkan melemah 0,4%. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,3%, hentikan kenaikan selama 4 hari.

    Sementara itu, indeks Nikkei Jepang turun 1,0% pada perdagangan tengah hari. Pesanan mesin inti Jepang naik 8,2% pada basis tahunan pada bulan Januari, jauh di atas ekspektasi kenaikan 5,6%, sebuah pertanda bahwa belanja modal akan terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

    Produsen mobil Toyota Motor Corp menjadi salah satu fokus pasar setelah laporan rencana menaikkan gaji pokok bulanan sekitar 1.300 yen ($12,18) mulai bulan depan. Kenaikan itu kurang dari 3.000 yen yang diminta oleh serikatnya.

    Indeks S&P / ASX 200 Australia tergelincir 0,7%. Data GDP Selandia Baru akan dirilis pada hari Kamis.
     
  4. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    [​IMG]

    Dollar Masih Terbebani Inflasi dan Pemecatan Tillerson

    Dolar menguat terhadap mata uang utama pada hari Rabu namun penguatan tersebut masih tertahan oleh data inflasi yang kurang mendukung dan kekhawatiran akan ketidakstabilan politik setelah pemecatan mendadak Sekretaris Negara AS Rex Tillerson.


    Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang mayoritas, naik tipis menjadi 89,77.

    Indeks dolar mengakhiri sesi sebelumnya dengan penurunan setelah Departemen Tenaga Kerja pada hari Selasa merilis inflasi harga konsumen A.S. masih tertahan pada bulan Februari, mengindikasikan bahwa Federal Reserve cenderung mengikuti laju kenaikan suku bunga bertahap tahun ini.

    Data inflasi dirilis setelah laporan pekerjaan minggu lalu menunjukkan pertumbuhan upah yang juga melambat, mengurangi kekhawatiran mengenai kenaikan inflasi yang lebih cepat dari perkiraan.

    Beberapa investor berspekulasi bahwa laporan inflasi yang kuat dapat mendorong the Fed meningkatkan laju kenaikan suku bunga yang direncanakan lebih dari tiga seperti yang diproyeksikan pada pertemuan di Desember lalu.

    The Fed akan mengadakan pertemuan kebijakan dua hari mulai Selasa depan dan diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya tahun ini.

    Dolar berada di bawah tekanan jual setelah Presiden A.S. Donald Trump memberhentikan Sekretaris Negara Rex Tillerson di Twitter pada hari Selasa, menggantikannya dengan Direktur Central Intelligence Agency (CIA) Mike Pompeo. Berita tersebut menggerogoti kepercayaan investor terhadap mata uang A.S.

    Dolar menguat terhadap euro, dengan EUR/USD turun 0,10% menjadi 1,2378. Pound melemah, dengan GBP/USD turun 0,09% menjadi 1,3950. Dolar sedikit menguat terhadap yen, dengan USD/JPY naik tipis menjadi 106,66.

    Yen mendapat tekanan sejak awal minggu ini sejak sebuah skandal kronisme yang berkembang terkait dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan istrinya yang terlibat penjualan tanah publik. Skandal tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai kemampuan Abe untuk terus menjalankan kebijakan Abenomiknya, yang mencakup pelonggaran moneter yang agresif.
     
  5. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    [​IMG]

    Dolar Dilemahkan Berbagai Faktor

    Dolar masih melemah terhadap mata uang mayoritas pada perdagangan sesi Kamis pagi Asia karena pemerintah A.S. yang semakin hawkish meningkatkan ketegangan perdagangan global yang mendorong pasar untuk menjual aset berisiko dan mengangkat yen Jepang.

    Indeks dolar A.S. bertahan di level 89,67, turun 0,09%. Sentimen terhadap greenback masih bearish minggu ini dan indeks turun di bawah angka 90.

    Setelah beberapa pejabat tinggi mengundurkan diri dari Gedung Putih termasuk penasihat ekonomi kepala pro-perdagangan bebas Gary Cohn dan Sekretaris Negara pro dialog, Rex Tillerson, pemerintahan Presiden Donald Trump akan diisi oleh pejabat hawkish yang merangkul proteksionisme dan aktivitas militer.

    Perombakan personil di Gedung Putih menimbulkan kekhawatiran baru mengenai potensi perang dagang global dan memicu ketidakpastian mengenai perkembangan di Semenanjung Korea, mendorong investor untuk beralih dari dolar ke mata uang safe haven seperti yen Jepang.

    Dalam guncangan personil terbaru, Trump memutuskan untuk menunjuk Larry Kudlow sebagai penasihat ekonomi penting. Kudlow, yang sebelumnya dikenal sebagai advokat perdagangan bebas, dikabarkan mengatakan bahwa China akan menjadi target bea impor, yang meningkatkan prospek perang dagang A.S.-China. Kudlow juga mengisyaratkan dukungan untuk dolar yang lebih kuat dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

    Pasangan USD/JPY turun 0,26% menjadi 106,03, penurunan yang agak tajam dari hari Selasa di level 107,20. Ketegangan perdagangan global menghambat risk appetite, yang mendorong permintaan yen yang sering dicari pada saat risk aversion.

    Pasangan AUD/USD diperdagangkan menguat 0,04%, di level 0,7880. Aussie bergerak menguat seiring pelemahan dolar minggu ini. Laporan pekerjaan bulan Februari Australia akan dirilis minggu depan, yang dapat memicu momentum penguatan pasangan mata ini. Sementara itu, Reserve Bank of Australia belum merilis tanda kenaikan suku bunga.

    Di tempat lain, People's Bank of China menetapkan tingkat koreksi yuan terhadap dolar di 6,3141 berbanding 6,3238 di sesi Rabu. Pasangan USD/CNY turun 0,11% menjadi 6,3110. Perhatian pasar akan tertuju pada ketegangan perdagangan yang semakin meningkat antara A.S. dan China.
     
  6. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    [​IMG]

    Emas Stabil Dekati Level Tertinggi 1-Minggu

    Harga emas bertahan dan stabil pada hari Kamis, mendekati level tertinggi satu minggu setelah data AS yang beragam di sesi kemarin dan kekacauan politik di Washington terus menekan dolar dan mendukung permintaan safe-haven.


    Kontrak emas berjangka di Comex bergerak tipis pada level $1.325,9 per troy ounce, tidak jauh dari puncak satu minggu di sesi sebelumnya di $1.330,5. Perdagangan lainnya di Comex, perak berjangka hampir tidak berubah di harga $16,54 per troy ounce.

    Sentimen terhadap greenback masih cukup rentan setelah Departemen Perdagangan A.S. pada hari Rabu melaporkan bahwa penjualan ritel turun 0,1% di bulan Februari, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan 0,3%.

    Namun, sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa harga produsen A.S. naik 0,2% di bulan Februari, mengalahkan perkiraan untuk kenaikan 0,1%.

    Pelaku pasar saat ini menantikan data aktivitas manufaktur A.S. di wilayah New York dan Philadelphia, serta laporan mingguan klaim pengangguran untuk indikasi lebih lanjut mengenai kekuatan ekonomi A.S.

    Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam pasangan mata uang mayoritas, diperdagangkan stabil di level 89,73.
    Emas sensitif terhadap pergerakan dolar. Melemahnya dolar membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang asing.

    Sementara itu, pasar masih gelisah setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Selasa memecat Sekretaris Negara Rex Tillerson, yang dianggap lebih moderat di pemerintahannya. Tillerson akan digantikan oleh Direktur CIA Mike Pompeo.

    Ketakutan akan perang dagang global yang potensial juga dinyalakan kembali setelah Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif impor impor China hingga 60 miliar dolar, yang secara khusus menargetkan sektor teknologi dan telekomunikasi.
     
  7. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    Forex: Tinjauan Teknis EURUSD 15.03.18

    Pasangan mata uang ini sedang mengkonsolidasi di dalam jangkauan 1.2290 - 1.2425 ditengah krisis pemerintah yang menjulang di AS, ketika hasil pertemuan the Fed yang selanjutnya diperkirakan akan dirilis minggu depan.

    Harga berada di atas garis tengah Bollinger band, pada level EMA 5 dan EMA 13. RSI datar. Stoch tumbuh.

    Rekomendasi perdagangan:
    Harga diperkirakan akan tetap berada di dalam jangkauan 1.2290 - 1.2425.

    Analisa Oleh: Semen Kamenskiy

    Disclaimer:
    Grand Capital bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menghadirkan analisa untuk para trader. Analisa dapat digunakan sebagai alat pertimbangan bukan sebagai acuan utama dalam mengambil keputusan. Pengguna analisa bertanggung jawab atas setiap keputusan perdagangan yang diambil.


    [​IMG]
     
  8. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    [​IMG]

    Dolar Masih Cukup Kuat, Fokus Beralih Ke Pertemuan Fed

    Dolar pertahankan kenaikan terhadap sejumlah pasangan mata uang mayoritas pada hari Jumat, karena kekhawatiran baru-baru ini mengenai mata uang yang muncul dari ketegangan perdagangan sedikit berkurang dan pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan menjadi fokus pasar.


    Pertemuan dua hari Komite Pasar Terbuka Federal dimulai pada 19 Maret di mana bank sentral A.S. diharapkan akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya tahun ini.

    Indeks dolar terhadap enam pasangan mata uang mayoritas diperdagangkan datar di level 90,138 setelah naik 0,5 persen pada hari sebelumnya. Sebelum penguatan semalam, indeks dolar turun selama tiga sesi berturut-turut atas kekhawatiran perang perdagangan global yang tumbuh di tengah sinyalemen meningkatnya proteksionisme A.S.

    Dollar bergerak tipis terhadap yen pada level 106,330, setelah menguat dari level terendah delapan hari di level 105,790 yang dicapai pada hari Kamis dan masih turun 0,45 persen pada minggu ini terhadap safe haven yen yang sebelumnya menguat karena sebuah skandal politik menerpa Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, sehingga menimbulkan keraguan terhadap kelanjutan kebijakan stimulus ekonominya.

    Euro secara efektif flat di level $1,2306 setelah turun 0,5 persen semalam. Mata uang umum itu cenderung bergerak tipis pada minggu ini.

    Dolar Kanada berjuang di dekat level terendah delapan bulan yang tergelincir dalam semalam, ketika data perumahan Kanada yang lemah memperkuat pandangan bahwa Bank of Canada kemungkinan akan memperlambat laju kenaikan suku bunganya.

    Loonie juga mendapat tekanan setelah komentar Presiden Trump tentang perdagangan dengan Kanada menyulut kembali kekhawatiran perdagangan. Dolar Kanada bergerak tipis terhadap dolar AS di level C$1,3050 per dolar setelah turun ke level C$1,3068, level terlemahnya sejak akhir Juni 2017.

    Dolar Australia dan Selandia Baru masing-masing turun 0,1 persen pada $0,7789 dan $0,7270, setelah mencatat penurunan besar dalam semalam terhadap dollar A.S. yang cenderung menguat.
     
  9. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    [​IMG]

    Dolar Kembali Terseok Dari Level Tertinggi

    Dolar AS kembali tergelincir terhadap pasangan mata uang mayoritas pada hari Jumat, turun diri dari level tertinggi satu minggu menyusul berita kemungkinan perubahan personil di Gedung Putih, yang memicu kekhawatiran baru atas gejolak politik A.S.


    Greenback melemah setelah pada hari Kamis Washington Post melaporkan Presiden A.S. Donald Trump telah memutuskan untuk mengganti penasihat keamanan nasionalnya, H.R. McMaster.

    Menambah kekhawatiran atas politik A.S., kekhawatiran akan perang dagang telah terpicu setelah Donald Trump mengumumkan rencana minggu ini untuk mengenakan tarif impor China hingga 60 miliar dolar, yang secara khusus menargetkan sektor teknologi dan telekomunikasi.

    Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap pasangan enam mata uang mayoritas, turun 0,13% pada 90,02, dari level tertinggi satu minggu di 90,17 semalam.

    Euro dan pound mencatat penguatan, dengan EUR/USD naik 0,11% pada level 1,2319 dan GBP/USD naik 0,08% menjadi 1,3947. Yen dan franc Swiss juga menguat, dengan USD/JPY turun 0,37% menjadi 105,95 dan dengan USD/CHF turun 0,20% diperdagangkan pada level 0,9495.

    Di tempat lain, dolar Australia stabil, dengan AUD/USD di 0,7801 dan NZD/USD tergelincir 0,33% ke level 0,7253. Sementara itu, USD/CAD hampir tidak bergerak di level 1,3055.
     
  10. GrandCapital_ID

    GrandCapital_ID
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 13, 2017
    Messages:
    745
    Likes Received:
    0
    [​IMG]

    BOJ Capai Rekor Kepemilikan Surat Utang Pemerintah

    Kepemilikan surat utang pemerintah bank sentral Jepang (BOJ) naik mencapai rekor di triwulan Oktober hingga Desember di bawah program pelonggaran kuantitatif, menggarisbawahi kekhawatiran tentang keberlanjutan kebijakan moneter.


    BOJ memegang rekor 449 triliun yen ($4,24 triliun) dalam bentuk surat utang pemerintah pada akhir Desember, naik 6,8 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya, data bank sentral menunjukkan pada hari Senin.

    Bank sentral memegang 41,1 persen dari seluruh hutang pemerintah pada akhir Desember, juga rekor tertinggi. Perusahaan asuransi dan pensiun adalah pemegang kedua terbesar, menyumbang 21,6 persen dari semua obligasi yang beredar.

    Kepemilikan investor luar negeri atas surat utang pemerintah Jepang meningkat menjadi 122 triliun yen pada akhir Desember, jumlah tertinggi dalam catatan.

    BOJ telah memperlambat laju pembelian utang pemerintah karena mengubah patokan kebijakan pada bulan September 2016 untuk menargetkan suku bunga dari ukuran basis moneter.

    Namun, keseluruhan ukuran kepemilikan utang pemerintah BOJ terus mencatat rekor tertinggi, yang dapat memicu kekhawatiran bahwa pelonggaran kuantitatif akan merusak likuiditas di pasar obligasi.

    Data bank sentral menunjukkan bahwa aset yang dimiliki oleh rumah tangga Jepang naik 3,9 persen pada kuartal keempat dari tahun sebelumnya menjadi rekor 1,880 triliun yen karena kenaikan saham dan kepercayaan investasi.
     

Share This Page