web statistics


Logika EA yang logis tapi aneh

Discussion in 'MetaTrader 4 dan MQL' started by felicadmaja, Jan 12, 2011.

  1. felicadmaja

    felicadmaja
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 4, 2009
    Messages:
    578
    Likes Received:
    4
    Beberapa tahun yang lalu ketika saya kenal forex dan baru bisa programing ea, saya punya konsep buat ea dengan MA Cross, taruhlah MA pertama dengan priode 5 dan MA kedua dengan periode 21. Kalau MA 5 Cross UP MA 21 maka saya BUY dan sebaliknya jika MA 5 Cross Down 21 maka SELL, saya kasih TP dan SL sama yakni 10 - 10. Saya coba backtest, sungguh menakjubkan grafiknya turun tajam, kebawah, nah kalau logika diatas grafiknya turun kebawah tajam, kalau saya balik logikanya, tentu grafiknya juga akan naik ya ? Cross UP menjadi SELL, dan Cross Down Menjadi BUY, ternyata setelah di backtest hasilnya sama saja, tetep aja grafiknya kebawah padahal logikanya sudah saya balik. Saya otak atik TP dan SLnya, hasilnya kurang lebih sama, beda beda dikit lah.

    beberapa klien saya pernah bertanya kepada saya "Pak Felik apakah ada EA yang sangat buruk performanya, saya punya ide mau saya balik logikanya", nah kalimat diatas sering sekali saya dengar dari orang-orang yang berbeda, sampai saat ini saya belum bisa menjelaskan dengan memuaskan sebab terjadinya fenomena ini, kalau masalah spread, saya pikir juga pengaruh, namun kecil sekali pengaruhnya. Ada yang bisa sharing pengalaman bahkan penjelasan yang logis kenapa ketika kita punya logika yang loss total, kalau kita balik ternyata masih loss juga ? SL TP saya besarkan hasilnya juga mirip mirip
     
    #1 felicadmaja, Jan 12, 2011
    Last edited: Jan 13, 2011
  2. ruddyckx149

    ruddyckx149
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Oct 15, 2010
    Messages:
    306
    Likes Received:
    0
    Logisnya sederhana ajha... ketika OP pertama <<-- mungkin ini pas ketika candle dekat sama persilangan (baik UP maupun Down)...
    sedangkan OP yg lainnya... Jauh dari kedua garis MA tsb... jadi jika dibalik2 sell dan Buy, tetap ajha sama hasilnya...
     
  3. ruddyckx149

    ruddyckx149
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Oct 15, 2010
    Messages:
    306
    Likes Received:
    0
    Saya tambahkan lagi... jika mau uji coba.. sebaiknya di TF H1 ke atas...
    dengan asumsi SL = CL dan CL = TP... but pasti tidak mungkin SL = TP <<--bukan jumlah tapi titik TP=CL dan CL=SL, SL=/ TP)
    jadi TP hanya ketika bersilangan kembali... dan Trade / OP hanya sekali, ketika garis MA bersilangan... <<-- jika ini pasti masuk akal, tp seberapa kuat Margin kita menahan floating...?
    kenapa jika menggunakan TP dan SL, walaupun dibalik2... hasilnya tetap sama...??
    krn SL =/ TP tetapi TP = CL... dan CL = SL...
    itu pendapat logika yg sederhana dari saya sebagai newbie yg masih belajar pada Master Niam...
    koreksi jika salah...
     
    #3 ruddyckx149, Jan 13, 2011
    Last edited: Jan 13, 2011
  4. ismail hardiyanto

    ismail hardiyanto
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    592
    Likes Received:
    1
    Sekedar Sharing dari Newbie...

    Saya juga mengalami hal yang serupa Pak Felic. Saya juga pernah mencoba beberapa EA yang menggunakan SMA tapi hasilnya grafik selalu turun tajam.

    Saya sih curiga dengan program yang ada di MT4 kita. Dan perlu kita ketahui bersama sebenarnya ketika kita menginstall MT4 pertama kali sebenarnya kita sudah mendapatkan EA SMA (EA Moving Average) secara gratis dari Broker kita. Coba lihat C:\Program Files\IBFX Australia\experts\Moving Average.

    Dan kalau kita pikir secara logika. Nggak mungkin broker mau kasih EA Moving Average ini bila memang terbukti profitable. Jadi intinya semua EA yang berbau SMA akan diinverter oleh broker supaya floating minus. Makanya sejak awal saya kurang percaya dengan EA yang berbasis SMA kecuali kita trading secara manual.


    Mohon koreksinya....

    Salam Profit
     
    #4 ismail hardiyanto, Jan 13, 2011
    Last edited: Jan 13, 2011
  5. felicadmaja

    felicadmaja
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 4, 2009
    Messages:
    578
    Likes Received:
    4
    Ya ini tidak terbatas pada SMA saja, melainkan pada semua ea, yakni ea dengan basis misalkan indikator custom, ketika dibuat signal BUY EA BUY, singal SELL maka EA SELL, saat itu dikasih TP dan SL yang sama besar, kemudian hasilnya loss, nah ada ide bagaimana jika dibalik yakni Signal BUY EA akan SELL, signal SELL EA akan BUY, nah logikanya kan hasilnya akan terbalik juga, ternyata hasilnya sama yakni loss. Kalau saya sudah tahu ini pasti loss, cuma menjelaskannya secara logis dan mudah ditangkap oleh newbie, belum bisa saya jelaskan.

    EA tidak terbatas pada MA saja, silakan coba download EA sembarang, ketika hasilnya loss coba dibalik signalnya.
     
  6. felicadmaja

    felicadmaja
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 4, 2009
    Messages:
    578
    Likes Received:
    4
    Ya ini tidak terbatas pada SMA saja, melainkan pada semua ea, yakni ea dengan basis misalkan indikator custom, ketika dibuat signal BUY EA BUY, singal SELL maka EA SELL, saat itu dikasih TP dan SL yang sama besar, kemudian hasilnya loss, nah ada ide bagaimana jika dibalik yakni Signal BUY EA akan SELL, signal SELL EA akan BUY, nah logikanya kan hasilnya akan terbalik juga, ternyata hasilnya sama yakni loss. Kalau saya sudah tahu ini pasti loss, cuma menjelaskannya secara logis dan mudah ditangkap oleh newbie, belum bisa saya jelaskan.

    EA tidak terbatas pada MA saja, silakan coba download EA sembarang, ketika hasilnya loss coba dibalik signalnya.

    Contoh sederhana lagi: Jika candle sebelumnya bullish maka BUY, jika bearish maka SELL. itu disebut ea 1, dikasih TP dan SL 20 point, kemudian EA kedua jika candle sebelumnya bullish maka SELL dan jika candle sebelumnya bearish maka BUY, dikasih TP dan SL 20 point, ok kedua EA di jalankan di broker demo yang sama, pair yang sama, keduanya hasilnya loss semua. Logika nalar adalah kalau satunya loss maka satunya profit karena keduanya sifatnya berkebalikan. Ada yang bisa menjelaskan dengan bahasa yang mudah ?
     
  7. vgtechfx

    vgtechfx
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Dec 25, 2009
    Messages:
    128
    Likes Received:
    0
    yang pernah saya alami penyebabnya adalah : FALSE SIGNAL, sementara kita tidak bisa mengantisipasi FALSE SIGNAL karena semua indicator tersebut adalah "history"

    cmiiw...
     
  8. ideta

    ideta
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jan 27, 2009
    Messages:
    158
    Likes Received:
    0
    setelah ane coba..eh bener juga ya gan....
    wkwkwkwkwk....ini yg anomali mt4 atau os aneh.....
    mungkin utk EA martil tidak berlaku ya....anomali ini....
     
  9. felicadmaja

    felicadmaja
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 4, 2009
    Messages:
    578
    Likes Received:
    4
    Betul sekali gak laku di EA martingale, kalau martingale tetap bisa profit. Konsepnya simpel aja kok, misal kalau kita manual, kita buka BUY dan SELL bersamaan, pasti ada salah satu yang nanti profit dan nantinya loss karena dibuka berlawanan.

    Nah sekarang saya punya EA, logikanya bebas terserah apa aja, misal kalau signal BUY kita BUY dan Signal SELL kita SELL, itu disebut ea pertama, kedua kita buat ea satulagi yakni lawan dari ea pertama, kalau Signal BUY maka SELL, kalau Signal SELL maka BUY, nah kalau keduanya di backtest atau di demo, kemungkinan keduanya akan loss semua, padahal logika kita kan sudah dibalik kalau satu EA BUY, yang satunya akan SELL, pasti diantaranya ada yang profit atau berkebalikan satu sama lain hasilnya, ternyata jika dicoba keduanya kemungkinan besar akan loss.

    False signal mungkin menjadi penyebab dimana mungkin keduanya berkebalikan, tapi ketika di market sideways kedua EA akan loss bersama-sama, sehingga menyebabkan loss semua. Nah tapi ini saya sulit menjelaskan dengan bahasa awam yang mudah. ada yang bisa bantu ?
     
    #9 felicadmaja, Jan 14, 2011
    Last edited: Jan 14, 2011
  10. vgtechfx

    vgtechfx
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Dec 25, 2009
    Messages:
    128
    Likes Received:
    0
    sebuah indikator dibentuk oleh harga setiap saat baik itu [open, close,high,low] tidak peduli saat sideways maupun trend terjadi, pada saat harga bergerak dalam satu candel maka gambaran "indikator" jg akan selalu bergerak, apabila kondisi "terpenuhi" (walaupun terpenuhinya cuma 1 detikpun) maka EA akan melakukan order sesuai perintah.

    sebagai gambaran mungkin bisa melakukan backtest dengan visual sehingga lebih jelas ...

    cmiiw..
     

Share This Page