web statistics

Pembaruan Sentimen Risiko Mendorong Kenaikan Harga Emas

Discussion in 'Ekonomi dan Investasi' started by Ryan HOption, Aug 30, 2019.

  1. Ryan HOption

    Ryan HOption
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Apr 9, 2018
    Messages:
    596
    Likes Received:
    0
    Perdagangan di sekitar logam mulia menerima tawaran pembelian ketika harga emas berada di sekitar level 1.540. Kondisi ini terjadi saat sesi Asia berlangsung di hari Kamis karena kabar perdagangan yang membarui arah sentimen risiko pasar.

    Permintaan logam mulia sempat mengalami kemunduran pada hari Rabu kemarin (28/8) karena disebabkan pemulihan permintaan Dolar AS. Pasalnya harga emas memiliki arah yang berlawanan dengan pergerakan USD. Wall Street sempat mengalami pemulihan cukup baik dan memangkas penurunan sebelumnya. Sementara itu imbal hasil obligasi Treasury pemerintah AS dalam tenor 10 tahun tidak mengalami perubahan besar dan berada di level 1,468 persen.

    Sayangnya nada tawaran USD yang melonjak berhubungan dengan risk-on pasar tidak mampu bertahan lama. Karena adanya komentar dari Fed mengenai keputusan kebijakan moneter yang terus mendapat dukungan. Sementara itu Penasihat pemerintah AS yaitu Peter Navarro terus memberikan tekanan kepada Fed untuk memangkas suku bunga lebih lanjut. Dari tempat lain, Reuters melaporkan berita mengenai pemangkasan suku bunga oleh bank sentral China.

    Mengenai masalah perang dagang antara dua negara ekonomi terbesar di dunia, Menteri Keuangan AS yaitu Steve Mnuchin menyatakan rasa tidak yakin atas rencana pertemuan pembicaraan pada bulan September mendatang. Walaupun dalam ungkapannya, Mnuchin tetap memberikan pesan-pesan optimisme. Trump dikabarkan juga menerima keluhan dari kelompok bisnis rumah papan atas oleh Agence France-Presse bahwa perang adu tarif dengan China sangat membawa dampak buruk bagi bisnis mereka.

    Untuk perdagangan selanjutnya, harga emas mungkin akan tetap dipengaruhi oleh dinamika sentimen risiko global. Akan ada beberapa rilis data ekonomi yang akan menjadi faktor penggerak bagi logam mulia. Kabar pembaruan dari perdagangan dan politik global akan ditunggu pasar selanjutnya.

    Dilansir oleh inforexnews.com
     

Share This Page