web statistics

Respons BI Terhadap Meningkatnya Digitalisasi

Discussion in 'Ekonomi dan Investasi' started by Ryan HOption, Sep 3, 2019.

  1. Ryan HOption

    Ryan HOption
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Apr 9, 2018
    Messages:
    596
    Likes Received:
    0
    Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan 3 (tiga) hal yang perlu menjadi perhatian bank sentral dan pengambil kebijakan dalam merespons meredanya globalisasi dan meningkatnya digitalisasi.

    Pertama, menerapkan bauran kebijakan bank sentral (policy mix). Kedua, perlunya memperkuat sinergi dan koordinasi antar pemangku kebijakan dengan meningkatkan transparansi dan komunikasi. Ketiga, perlunya memanfaatkan era digitalisasi untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, di mana Bank Indonesia menyusun Visi SPI 2025 untuk mengintegrasikan ekonomi dengan keuangan digital.

    Dalam pembukaan Konferensi Internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) ke-13 dan Call for Papers di Bali, Editor in Chief BMEB ini juga menjelaskan ada 4 (empat) hal yang menjadi karakteristik meredanya globalisasi dan meningkatnya digitalisasi yaitu pertama, banyaknya negara yang mengandalkan internal (domestik) dalam merespons ketegangan perdagangan internasional. Kedua, arus modal antar negara dan nilai tukar yang semakin bergejolak.

    Ketiga, bahwa respons kebijakan bank sentral tidak dapat mengandalkan suku bunga. Mandat bank sentral di beberapa negara tidak hanya menjaga inflasi tapi juga stabilitas sistem keuangan, sehingga kebijakan makroprudensial menjadi penting. Keempat, semakin maraknya digitalisasi di bidang ekonomi maupun keuangan.

    “Menghadapi digitalisasi ekonomi ke depan, para pengambil kebijakan, termasuk bank sentral, perlu memahami perubahan-perubahan pemikiran ekonomi sehingga dapat melakukan respons kebijakan secara tepat. Untuk itu, munculnya pemikiran-pemikiran, perumusan riset, dan kebijakan, menjadi salah satu prasyarat penting dalam menghadapi tantangan ke depan” pungkasnya.
    Dilansir oleh Dunia Fintech
     

Share This Page