web statistics


Seberapa bangga kamu berprofesi trader?

Discussion in 'Lounge' started by Asmuni, May 7, 2008.

  1. Asmuni

    Asmuni
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 6, 2008
    Messages:
    20
    Likes Received:
    0
    Nun sewu...

    Saya Asmuni.. saya seorang newbie di sini. Sebelumnya saya jelaskan bahwa tujuan saya bergabung di sini adalah untuk sama-sama berbagi dan menimba ilmu mengenai trading saya, di samping sebuah tujuan lain, yaitu mencari data untuk thesis MBA saya, yang memang mengenai forex, atau tepatnya forex retail di Indonesia.

    Pertama, saya akan menanyakan sebuah hal yang agak mendasar kepada Bapak-Bapak sekalian. Saya mohon maaf apabila pertanyaan ini menyinggung secara pribadi. 8-|

    Pertanyaannya : seberapa besar Anda merasa bangga menjadi seorang trader ?
    maksud saya trader di sini adalah trader freelance, yaitu trader yang memainkan uangnya sendiri di broker-broker online, 'trader rumahan' ; bukannya seorang Account Executive yang bekerja di broker2 futures ternama.

    Maksud saya di sini adalah kebanggaan secara sosialnya, bukan dari jumlah penghasilan. Saya percaya bahwa penghasilan seorang 'trader rumahan' mampu berkali-kali lipat gaji seorang manager operasional di perusahaan besar.

    Saya sedikit menyinggung kisah pribadi.. beberapa waktu lalu ada reunian teman-teman kuliah S1 saya. Ketika kami saling menyapa, beberapa teman saya yang kebetulan sudah bekerja di perusahaan multinational dengan posisi lumayan dengan bangga saling membagikan kartu namanya... tentu disertai pertanyaan basa-basi yang basi :.. 'kerja di mana lu?'... 'udah married blm sekarang?'.. atau.. 'bisnis apa lu sekarang?'

    Maksud dari pertanyaan-pertanyaan itu tentu hanya satu: 'Udah jadi apa lu sekarang?'

    Udah jadi apa? Jika teman Anda seorang manager di perusahaan multinational, katakanlah perusahaan minyak atau energi, tentu wajar jika dia menyapa dan memberikan kartu namanya kepada Anda, dengan tulisan: Si Anu,SE-Branch Manager... Fulan, ST-Operational Manager.

    Bagaimana dengan kita? Para trader..? Anda, saya, kita adalah orang-orang yang berbeda dengan mereka. Kita bukan orang-orang kantoran yang bekerja 9 to 5. Dari hari Senin sampai Jumat.

    Kita tidak punya rutinitas yang tetap, segala hal yang kita lakukan setiap hari kerja hanyalah duduk di rumah di depan laptop. Melihat chart sambil ngrokok, makan kacang dan pakai celana pendek. Ketika para manajer itu sibuk bekerja di kantor kita malah kadang-kadang belum mandi.

    Kita memang bukan orang normal.. 8-}
    Tapi bukan itu masalahnya, bagaimana tanggapan Anda dengan itu secara sosial? Banggakah Anda dengan menjawab ketika ditanya soal kesibukan Anda akan menjawab:

    "Kerjaan gw tiap hari nongkrong di rumah, ngeliatin harga sambil ngrokok, :-" gw mandi paling jam 12 siang dah gitu di depan laptop lagi, malem ngliatin harga sambil makan malam, dah gitu tidur sehabis sholat Subuh."

    Dan ketika teman-teman Anda bertukar kartu nama, mungkinkah Anda akan menjawab:

    " Gw nggak punya kartu nama, secara gw nggak kerja buat orang lain gitu lho!" ? B-)


    Memang, Ego sering terletak pada kartu nama!


    Yah, soalnya para orang tua kita dulu sering bilang ke kita:

    "Wis to, le! Sekolah nyang pinter, biar bisa jadi pejabat, kerja yang bagus, kantor di gedung yang tinggi.. MASAK KAMU MAU NONGKRONG TERUS DI RUMAH, BAGAIMANA BISA KAYA KAMU?
    Mo kaya kok Nongkrong di rumah?! Itu SUATU HIL yang MUSTAHAL !"


    Bagaimana tanggapan Anda?



    Matur Nuwun...!
     
    #1 Asmuni, May 7, 2008
    Last edited: May 7, 2008
  2. white_tiger

    white_tiger
    Expand Collapse
    Administrator
    Staff Member

    Joined:
    Jun 13, 2007
    Messages:
    1,501
    Likes Received:
    4
    ah klo gw sih ditanya kerja apa biasanya gw jawab mahasiswa aja :-?
    kartu nama juga lom punya :-? =))

    biasanya kartu nama mungkin tulisannya "private trader" ato "forex consultant" gitu kali ye :-?
     
  3. maxlink

    maxlink
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Apr 18, 2008
    Messages:
    239
    Likes Received:
    1
    bagus juga threadnya
    sebenarnya gw juga selain trade juga masih kerja di sebuah perusahaan swasta
    sempet punya pikiran untuk menjadi trader seutuhnya , atau berhenti dari kerjaan saya sekarang .
    karena setelah saya timbang timbang , kalau saya sudah hampir 1 tahun ini sudah lumayan mapan lah di forex ini .
    malah selama 1 tahun ini juga , gaji di kantor sama penghasilan di forex saja sudah sangat jauh sekali perbedaanya

    tapi karena di istri di rumah dan keluarga , pasti gak bakalan mau/terima , kalau saya full time trader , dan meninggalkan kerjaan asli saya .
    ya memang di kerjaan utama mendapat kebangaan saja , mempunyai anak buah dan karir yang mungkin bisa lebih tinggi

    padahal pingin loh . trade sampai pagi nunggu ada berita IR ,
    pagi pagi nganterin anak ke sekolah , pulang ke rumah tidur lagi .
    bangun pas saat pasar eropa dibuka .
     
  4. bayangan

    bayangan
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Apr 4, 2008
    Messages:
    251
    Likes Received:
    0
    wah ini sih jadi inget kartu nama teman gw
    di kartu namanya dengan pede ditulis proffesional trader
    dibawah nya ada tulisan index , forex , option
     
  5. nyubi

    nyubi
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 8, 2008
    Messages:
    4
    Likes Received:
    0
    ikutan nimbrung ya.......

    kalu aku bukan bangga atau ngga dalam status sosial
    status sosial perlu,namun bagi saya pribadi ,kebebasan lebih penting

    so..
    saya senang menjadi trader karena bebas :->
     
  6. kang_gun

    kang_gun
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Feb 25, 2008
    Messages:
    1,264
    Likes Received:
    641
    Saya mencoba menjawab dan comment.. semoga membantu tesisnya...

    Pertama saya sangat bangga dengan kondisi saya sekarang... saya boleh dikatakan full time trader walaupun tidak selalu di depan PC karena trading bisa di atur juga jam nya... dan OP (ini kerjaan kita) juga gak harus selalu ditongkrongin.

    Mengapa saya sangat bangga ?
    Mungkin tepatnya bukan bangga yah... tapi 'cocok' mungkin kata yang lebih pas.. karena saya jadinya lebih banyak memiliki waktu luang. Saya punya waktu yang sangat cukup untuk keluarga, terutama anak-anak. Selanjutnya, banyak kegiatan kegiatan yang saya sukai yang bisa saya lakukan... dan seandainya saya bekerja (pada orang lain) maka hal-hal tersebut tidak mungkin saya lakukan. Seperti membaca buku yang jadi hobby saya, melakukan kegiatan spiritual, sosial dan lain sebagainya.

    Minder kah saya jika ada yang nanya lo kerja di mana?
    Sama sekali tidak.. dengan bangganya saya akan bilang atau jawab "Saya di rumah saja.... saya pensiun dini... saya ingin menikmati hidup dan saya tidak mau menghabiskan hidup saya untuk bekerja dengan orang lain... saya ingin anak-anak saya mengenal dengan baik siapa ayahnya... dsb" saya jawab dengan panjang lebar seperti itu yang menyentuh nilai-nilai yang sebetulnya mereka (kaum pekerja yang bangga dengan statusnya dan menceme'eh orang-orang seperti kita) sangat inginkan. Dan situasi berbalik ketika mereka mendengar jawaban saya.. dan dengan sangat antusia biasanya mereka menanyakan apa yang saya lakukan. Saat moment itulah... dengan sangat enteng saya menjelaskan apa yang saya kerjakan... dan kebanyakan mereka jadi tertarik malah... hehehehehehehehe

    Jadi saya pikir... bangga gak bangga itu tergantung kitanya sebagai trader... dan trader yang bagaimana dulu.... hehehe

    Semoga membantu,

    KG
     
  7. Striker

    Striker
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Apr 6, 2008
    Messages:
    60
    Likes Received:
    3
    Newbie

    Stuju @Kang , saya berprinsip mana y6 lbih menguntungkn bagi saya, itu lebih baik.,. hehe:d
     
  8. bayangan

    bayangan
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Apr 4, 2008
    Messages:
    251
    Likes Received:
    0
    =D> =D>
    :rolleyes: kapan yah saya seperti kang gun
     
  9. dreamer

    dreamer
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Apr 25, 2008
    Messages:
    218
    Likes Received:
    0
    eq belum bisa bangga sebagai trader coz eq masih belum mendapat hasil yang maximal. saat ini eq berusaha membuka mata ortu bahwa dari hasil trade ini eq bisa beli apa saja, sayang saat ini eq masih belum bisa mencapai level seperti itu.
    tetapi tetap semangat maju terus pantang mundur.
    saat ini enjoy dan menikmati sebagai trader tidak perlu minder atau malu, selama eq enjoy i don't care about the people says uhhh...

    tulisan master KG membuat eq semangat dapat contoh real trader yang berhasil. salam master KG.
     
    #9 dreamer, May 13, 2008
    Last edited by a moderator: May 14, 2008
  10. Pinacolada

    Pinacolada
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Jul 20, 2008
    Messages:
    18
    Likes Received:
    0
    Suatu hari ntar kalo gw udah jadi trader sukses, gw bakal bangga bilang ke orang2 kalo gw berbisnis forex.

    Tapi kalo sekarang, beuh ....
    Orang2 denger gw maen forex aja, udah langsung dijudge gw maen judi, terus bilang orang males yang pengen untung gede, terus ngasih tau misalkeun si anu maen forex, ga ada yang bener pada rugi semua....Capeee deeee ....

    Padahal mereka belum tau aja, emangnya ga cape kali ya pelotin chart terus sehari an ( secara gw masih belajar, tapi mungkin ntar sich kaga sebegitunya ),terus otak capeee kali belajar setumpuk e-book mana inggris semua banyaknya, belum lagi menganalisa pergerakan harga dll ....

    Tapi One day....... Gw akan buktikan kalo gw pasti sukses !
     

Share This Page