web statistics


Support dan Resistance

Discussion in 'Artikel Belajar Forex, Strategi dan Tips Trading' started by white_tiger, Mar 7, 2010.

  1. white_tiger

    white_tiger
    Expand Collapse
    Administrator
    Staff Member

    Joined:
    Jun 13, 2007
    Messages:
    1,501
    Likes Received:
    4
    Support & Resistance

    Sering kali pada saat kita mengamati chart, harga hanya bergerak naik hingga ke titik tertentu, kemudian rebound, kemudian naik lagi, rebound lagi, dst, seperti ada tembok di harga tersebut.

    Prinsip dasar penyebab harga turun adalah, karena ada yang jual, karena ada yang jual, maka supply di pasar meningkat, dan berdasarkan hukum keseimbangan ekonomi, jika supply meningkat, maka harga akan turun.

    Nah, pertanyaan berikutnya, mengapa mereka jual di harga tersebut? kok ga di harga lain (beberapa menanyakan, kok ga di harga yang sama dengan posisi sell saya ?... :D )

    Dalam pasar finansial, hal tersebut dinamakan support dan resistance.

    Support adalah titik tertentu dimana secara psikologis banyak orang akan membeli instrumen, gampangnya, kira2 dimana harga akan rebound setelah turun.

    Resistance, adalah kebalikan dari support, titik tertentu dimana secara psikologis banyak orang menjual instrumen, gampangnya, kira2 dimana harga akan rebound setelah naik.

    Ibaratnya anda sedang menimbun minyak. Harga 1 Januari adalah 10000 per botol. Pada tanggal 3 Januari, harga naik menjadi 12000 per botol. Tentu anda tidak langsung beli pada harga 12000 (kecuali terpaksa). Anda akan menunggu harga turun sedikit, baru beli lagi. Ternyata pada tanggal 5 Januari, harga turun menjadi 10000. Maka secara psikologis, anda akan berpikir.. wah, sudah turun seperti dulu, boleh lah saya beli...

    Sama, di forex juga berlaku prinsip ini.. Wah EURUSD sudah turun serendah minggu lalu, boleh lah beli...

    Nah ternyata pada 7 Januari, harga minyak naik menjadi 15000 per botol, lalu pada 9 Januari turun menjadi 12000. Maka pada 9 Januari secara psikologis, akan timbul pikiran untuk membeli minyak (dengan dasar pemikiran : sudah turun banyak, dan susah kalau mau turun hingga 10000 lagi... ), maka anda beli lagi di 12000.

    Lalu pada 10 Januari, harga minyak jadi 10000, maka anda akan berpikir (wah, murah banget, sama seperti yang dulu lagi)... maka akan membeli minyak, lebih banyak dari biasanya. Karena secara alamiah, anda akan berpikir 10000 tersebut murah banget, dan mungkin harga selanjutnya tidak akan turun menjadi 10000 lagi.

    Prinsip ini kurang lebih sama dengan yang terjadi di forex. Pada saat level tertentu (support), para trader (baik kecil maupun besar) akan berpikir harga ini sudah cukup bagus untuk dibeli..

    Setiap bank, institusi keuangan, dll memiliki tim riset yang memperkirakan nilai support & resistance. Tidak ada rumusan pasti untuk menghitung support, cukup banyak hal yang bisa dijadikan support, misalnya :
    - Angka bulat (0,20,50,80 -misal EURUSD 1.2320, 1.2600, dst) karena kebanyakan perusahaan suka membeli di angka bulat
    - Harga terendah sejak x menit terakhir, x jam terakhir, x hari terakhir, dst
    - Dari indikator seperti moving average, dll
    - Volume order di harga tertentu (di platform ECN kita bisa lihat volume)

    Untuk resistance, maka kebalikannya, harga tertinggi sejak x menit, jam, dst.

    Nah nilai-nilai yang dirilis para analis dan tim riset tersebut biasanya diikuti banyak trader. Semakin banyak yang mengikuti, maka akan semakin besar pengaruh terhadap harga.

    Contoh, analis X memperkirakan support EURUSD di 1.2500, maka bila banyak yang membaca dan mengikuti, akan banyak sekali buy di 1.2500 yang membuat harga tersebut susah ditembus.

    Support & Resistance ini adalah informasi yang bukan menggambarkan trend, lebih banyak membantu, dimana sebaiknya kita mulai masuk pasar, atau dimana sebaiknya kita keluar dari pasar.

    Untuk analisa trend, bisa menggunakan Analisa Teknikal dan Fundamental.
     
  2. white_tiger

    white_tiger
    Expand Collapse
    Administrator
    Staff Member

    Joined:
    Jun 13, 2007
    Messages:
    1,501
    Likes Received:
    4
    Contoh:
    [​IMG]
     
  3. sesefx_world

    sesefx_world
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Dec 10, 2014
    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    om di tambahin mulustrasinya biar gampang belajarnya
     
  4. radex78

    radex78
    Expand Collapse
    Well-Known Member

    Joined:
    Dec 14, 2008
    Messages:
    3,032
    Likes Received:
    29
    Support resistance sepertinya masih banyak digunakan trader untuk menjadi acuan dalam menentukan posisinya, tapi tidak selalu area support akan kuat terus dan jika terjadi breakout support atau resistance area kadang tercipta area support dan resistance baru.
     
  5. radex78

    radex78
    Expand Collapse
    Well-Known Member

    Joined:
    Dec 14, 2008
    Messages:
    3,032
    Likes Received:
    29
    Kalau meleihat candle seakan berjajar dan sulit menembus nilai tertentu, mungkin disitulah area yang dipercayai sebagai support atau resisten, tapi banyak juga trader menggunakan nilai pivot point untuk menghitung resisten dan ssupport, tidak selalu area support atau resisten akan menjadi, adakala terjadi breakout dan area baru terbentuk.
     
  6. cristian

    cristian
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Nov 26, 2015
    Messages:
    82
    Likes Received:
    1
    Menggunakan support resistance mungkin bisa membantu kita dalam menentukan kemana arah pasar akan bergerak namun hal itu hanya bisa dilakukan jika kita betul-betul memahami trading dengan cara tersebut, kalo tidak mengerti ya percuma saja, jadi harus difihami dulu apa saja yang mendukung untuk support resistance dan dimana posisi buy/sell yang baik kalo saya bisa memahami indikator-indikator tersebut
     
  7. fxmart

    fxmart
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Feb 18, 2016
    Messages:
    259
    Likes Received:
    3
    Setahu ane support resistance bukan digunakan untuk menentukan kemana arah pasar, tetapi lebih ke penempatan SL dan TP. Untuk penentuan arah pasar seringkali pengguna support resistance lebih memilih menggunakan candlestick pattern dan juga volume dari pergerakan market. Kalau kita asal pasang pending order di support dan resistance sedangkan pergerakan market sedang kencang karena news, bisa terjadi bukan market berbalik arah tetapi malah tembus SnR
     
  8. ViproMarket_ID

    ViproMarket_ID
    Expand Collapse
    Active Member

    Joined:
    Mar 7, 2016
    Messages:
    2,183
    Likes Received:
    1
    SL dan TP merupakan salah satu usah yang bisa di lakukan oleh trader untuk meminimalisir resiko yang ada . namun penempatannya pun perlu di perhatikan . jika penempatan SL dan TP di lakukan secara asal-asalan , saya rasa itu tidak bisa meminimalisir resiko yang bisa terjadi .
     
  9. indaryanto

    indaryanto
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jul 21, 2016
    Messages:
    416
    Likes Received:
    4
    Maka dari itu analisa trading sangat penting sekali supaya kita bisa menentukan resiko yang akan kita terima maupun besarnya profit yang akan terima. Yang perlu saya tekankan adalah jangan menjadi serakah ketika kita pada posisi profit, tetap mengikuti target profit yang kita tetapkan sebelumnya supaya kita nanti memang bisa mendapatkan profit, dan tidak malah berubah menjadi loss.
     
  10. ViproMarket_ID

    ViproMarket_ID
    Expand Collapse
    Active Member

    Joined:
    Mar 7, 2016
    Messages:
    2,183
    Likes Received:
    1
    seorang trader harus bisa untuk bisa menganalisa market secara baik dan benar . untuk mempunyai kemampuan seperti ini memang sebaiknya lakukan latihan dengan tekun . dan biasanya ketika sudah bisa menganalisa pasar secara baik , selanjutnya yang akan di uji adalah kesabaran tradernya , terutama pada saat akan OP .
     

Share This Page