web statistics


Trading forex kena Pajak??

Discussion in 'Forex Lounge' started by alex2412, Dec 19, 2008.

  1. primera

    primera
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Apr 13, 2010
    Messages:
    184
    Likes Received:
    2
    sorry nih masih awam banget di pajak, saya pikir segala "kerumitan" ini harusnya tidak kita alami kalau misalnya pihak broker forex maupun broker mediator mata uang elektronik seperti Liberty Reserve, Paypal, dll. melakukan pemotongan pajak pph 10% untuk setiap withdrawal atau / dan trading baik yang untung maupun rugi, sehingga kita mempunyai "bukti" yg otentik dari hasil trading kita di account masing - masing nasabah, untuk bukti pelaporan ke kantor Pajak bahwa kita sudah membayar pajak setiap tahun, its simple, apalagi perusahaan brokerage / representative tempat kita trading juga berdiri disini kan . CMIIW ?
     
  2. alonevivi

    alonevivi
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 11, 2011
    Messages:
    11
    Likes Received:
    0
    sudah pasti kena bro.. termasuk penghasilan kena pajak se :(
     
  3. GbpUsd

    GbpUsd
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Mar 31, 2011
    Messages:
    9
    Likes Received:
    0
    Tanya tentang Pajak

    alo master..
    mohon maaf kalau sudah pernah di tanyakan..
    langsung aja, ini untuk contoh..
    misalnya gaji saya hanya sejuta perbulan maka saya tidak wajib pajak, tapi bagaimana jika saya trading atau account saya di manage trader lain, lalu profit dan profitnya bisa mencapai/melebihi wajib pajak ..
    apa saya harus membuat NPWP? alasan sumber dananya dari mana tuh?

    nubie masih penasaran..
    mohon pencerahan..
     
  4. danyexel

    danyexel
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Jul 20, 2010
    Messages:
    4
    Likes Received:
    0
    numpang nanya bro,, nuwbie ney,, jd pajaknya dihitung setelah kita trading forex dan dapat profit kan? itu level cuma 5% aja??
     
  5. danyexel

    danyexel
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Jul 20, 2010
    Messages:
    4
    Likes Received:
    0
    numpang nanya, nuwbie ney,, jd pajaknya dihitung setelah kita trading forex dan dapat profit kan, kalau klu qt sdah prodfit, tp uang qt cuma di bank yg ada di indonesia, apa qt wajib bayar pajak?
     
  6. musa32

    musa32
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Mar 3, 2010
    Messages:
    7
    Likes Received:
    0
    wew, ada pajaknya juga ternyata...

    tapi kalo ndak beli rumah dsb, ya untuk apa???
     
  7. alvseek

    alvseek
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Mar 5, 2011
    Messages:
    2
    Likes Received:
    0
    Nambahin gan, itu PKP yang dikali 40% kalau penghasilan per tahun kurang dari 4.8 M. Lebih dari itu harus dibukukan untuk dihitung nettonya.
     
  8. dogol2009

    dogol2009
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Feb 16, 2009
    Messages:
    1
    Likes Received:
    0
    Hukum Bayar pajak Negara dalam Islam

    Kalau gue nggak khawatir ada masalah di kemudian hari nggak mau gue bayar PAJAK cukup zakat, infaq dan shodaqoh. PAJAK negara nggak ada dasar hukumya hukumnya dalam islam.

    ===================================================================

    source : google saja : Hukum Membayar Pajak Negara

    Hukum Membayar Pajak Negara
    Al Ustadz Hammad Abu Mu’awiyah

    Tanya:
    Saya mau tanya bagaimana sebenarnya hukum pajak di indonesia? Ada sebagian yang mengatakan haram. Sebagian lagi mengatakan tidak mengapa, karena jika tanpa pajak maka negara tidak dapat melaksanakan kegiatannya. Sementara di Indonesia lebih dari 50% anggarannya dari pajak. Mohon penjelasannya. Jazakumullah.

    Jawab:
    Hukum asal dalam masalah ini adalah sabda Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam-:
    “Sesungguhnya darah-darah kalian, harta-harta kalian, dan kehormatan-kehormatan kalian adalah haram atas sesama kalian.” (Muttafaqun’alaih)

    Karenanya hukum asal harta seorang muslim adalah haram diambil tanpa ada nash yang membolehkannya. Sebagaimana sabda beliau dalam hadits yang lain,
    “Tidak halal harta seorang muslim kecuali dengan keridhaan dirinya.”

    Maka pajak ini termasuk dari pungutan-pungutan yang tidak ada nashnya, karenanya dia merupakan perbuatan mengambil harta seorang muslim tanpa hak. Adapun jika pemerintah mewajibkannya maka kita harus sabar dan terpaksa mengeluarkannya, karena kalau tidak maka dia akan terkena mudharat dan gangguan.

    Kalau kaum muslimin di zaman Rasulullah -alaihish shalatu wassalam- dan para sahabat bisa berjaya tanpa pajak, maka kenapa sekarang tidak bisa?!

    Seandainya setiap muslim mengeluarkan semua kewajiban zakat yang diwajibkan atasnya, kami yakin niscaya tidak akan ada orang yang akan meminta-minta di jalan. Adapun masalah pembangunan negara, maka kami kira tidak perlu sampai meminta pajak dari rakyat, kas negara yang terdiri dari hasil BUMN, pembayaran pemanfaatan fasilitas milik negara semacam jalan tol dan semacamnya, dan masih banyak lagi sumber penghasilan negara, insya Allah semuanya bisa menutupi biaya pembangunan. Itu tentunya kalau semua dana tersebut bisa sempurna masuk ke kas negara, tanpa dipotong olah para koruptor dan pencuri uang negara.

    Kalaupun -anggaplah- semua itu belum mencukupi maka boleh-boleh saja pemerintah meminta ‘bantuan’ finansial dari rakyatnya untuk membangun sesuatu yang merupakan kemaslahatan mereka sendiri. Tapi tentunya ‘bantuan’ ini tidak bersifat terus-menerus dan bukan pula bersifat kewajiban syar’i. Wallahu a’lam.

    Faidah:

    Seandainya seseorang terpaksa mengeluarkan pajak dan pungutan lainnya yang tidak syar’i, apakah dia boleh membayarnya dengan niat zakat?

    Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama, dan yang benar adalah tidak boleh. Karena pajak dan pungutan dari pemerintah ini termasuk dari kezhaliman penguasa yang Nabi -alaihish shalatu wassalam- memerintahkan kita untuk bersabar terhadapnya. Maka jika dia meniatkannya sebagai zakat, berarti dia tidak terzhalimi sehingga tidak perlu baginya untuk bersabar. Inilah pendapat yang dipilih oleh Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin dalam Asy-Syarh Al-Mumti’ (6/218)
     
  9. om_irwan

    om_irwan
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Jul 12, 2012
    Messages:
    25
    Likes Received:
    0
    lho kena pajak to??

    saya baru tau

    maksih infonya master2 sekalian
     
  10. pokerstar

    pokerstar
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Apr 23, 2010
    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    yang pernah saya dengar sih, yang kena pajak hanya pendapatan trading forex di broker dalam negeri.
    kalau tradingnya di broker luar negeri nggak kena pajak. Aneh juga kan, kita dapat uang dengan berbisnis di luar Indonesia, masak dipajakin di sini.

    Analoginya, kalau kita bekerja di luar negeri masak juga ditarik pajak pendapatan di Indonesia?
     

Share This Page