web statistics

Jawaban konyol yang terjadi di preview seminar

Discussion in 'Forex Lounge' started by ishadow76, Mar 31, 2013.

  1. ishadow76

    ishadow76
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Mar 15, 2009
    Messages:
    65
    Likes Received:
    0
    saya karena iseng pengen ikut preview seminar forex, akhirnya setelah bertapa selama 10 taon di gunung, akhirnya turun gunung juga di dunia perforex an he he he

    ada preview seminar yang pembicaranya mengatakan hal ini:
    trading yang indikator mereka pake adalah bollinger band, si pembicara dengan pedenya bilang bollinger band itu kenapa settingnya (time 20, standard deviasi 2), karena time 20 pada saat bollinger di temukan saat itu di chart belum ada chart di bawah 1H yang artinya settingan 20 itu perhitungan candle selama 1 hari (Daily) ----> penjelasan ini GOOD

    tapi saat standard deviasi 2 dia menjelaskan bahwa ini teori statistik yang kemungkinan saat price menyentuh garis batas atas dan garis batas bawah 96% akan mantul price nya dan sebanyak 4% price tidak akan mantul ------> ini masih belum salah

    tetapi karena iseng hal yang sering terjadi dalam dunia trading adalah: pada saat price menyentuh garis batas atas dan garis batas bawah kadang price mantul dan kadang price break out, sekarang gimana caranya kita bisa mengidentifikasi oh kapan ini saaatnya price mantul dan kapan saat price break out

    si pembicara hanya bilang gampang pasang SL (AKU GA SEPENDAPAT) kadang kita banyak kena cut loss kecil2 saat ini dan menurut saya persentase keberhasilan 96% price akan mantul itu asumsi tidak menggunakan SL, saat kita menggunakan SL persentase itu bukan 96% lagi tapi turun entah bisa 70% atau something (ditambah kita ada spread dan hal2 lain seperti SL hunter diitung2 mungkin hanya 50%, ini sich sama ajah kita kaya ngelempar koin probabilitasnya)
    Cut loss kecil2 ini yang membuat trading dari 95% orang itu tidak berhasil, karena indikator itu tidak membantu kita dalam mengambil keputusan

    Dan kesalahan trader yang 95% bukan mencari cara bagaimana menggunakan indikator dengan baik tetapi trader selalu berpikir solusinya mencari indikator lain yang nota bene yah sama ajah dengan indikator yang lain (makanya belajar trading itu seperti jalan di tempat), ditambah dengan adanya guru2 abal2 he he he sangatlah susah menjadi berhasil di dunia trading

    orang bisa menghabiskan waktu bertaon2 di dunia trading tanpa ada hasil

    he he he
     
  2. prospero

    prospero
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jul 5, 2009
    Messages:
    409
    Likes Received:
    0
    sabar gan, gak semua orang mempunyai kapasitas pemahaman yang serupa

    apakah kita semua meyadari bahwa dalam chart mt4/mt5 terbagi dalam dua dimensi yaitu: harga dan waktu

    waktu bersifat tetap tapi lain halnya dg harga yang bersifat varible, seringkali kita hanya fokus pada dimensi harga utk menentukan entry, stop loss dan target profit tapi seringkali juga kita lupa dgn aspek waktu mengenai ‘kapan’

    kapan adalah sesuatu yg sudah diidentifikasi jauh sebelumnya, tidak bersifat spontan dan saya kira bukan ide yang bagus utk ‘nonkrong’ sepajang hari didepan monitor utk menunggu jawaban kapan

    tapi sekalipun pertanyaan kapan bisa diidentifikasi bukan berarti bahwa setiap trade dijamin akan menghasilkan profit tapi setidaknya sistem trading yang baik mampu mengidentifikasikan permasalahan dimensi harga dan waktu secara sekaligus, jika tidak saya pribadi akan berpikir ulang untuk memanfaatkan sistem tersebut


    hanya sekedar pendapat
     
  3. ishadow76

    ishadow76
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Mar 15, 2009
    Messages:
    65
    Likes Received:
    0
    Bener koq ga salah
    Saya dulu waktu belajar trading sering ketiduran didepan monitor, semenjak mengerti konsep waktu sehari buka Chart hanya 15 menit sesudah itu tutup, dalam seminggu hanya 3 hari buka mt4
    Waktu & price adalah faktor penting, untuk memfilter false signal, indikator membantu kita menentukan momentum yg baik sehingga jika Loss minimum kalo profit MAX he he he
     
  4. alonevivi

    alonevivi
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    May 11, 2011
    Messages:
    11
    Likes Received:
    0
    Wkwkwk klo gw mnding blajar dari ebook
     
  5. Hampir Saja

    Hampir Saja
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jul 26, 2011
    Messages:
    102
    Likes Received:
    1
    Saya sangat sependapat dg anda pak...

    Memang begitulah banyak "instruktur" abal2.

    Apa arti statistik, juga menurut versinya sendiri yg cupet. Jawaban kenapa harus BB 20, karena saat itu blm ada chartnya, bener2 jawaban konyol wkwkwkw.....
    kenapa Std 2%, karena saat itu "secara STATISTIK" mantul hahahahaha..........
    kita bisa kejar lagi: mana bukti statistiknya? Berapa ratus atau ribu sampel, atau berapa panjang history datanya shg dia bisa klaim "statistik"...
    Besaran SL pun gak bisa dijawab, krn besar SL juga butuh sampel yg besar untuk membuktikan bahwa SL tsb valid, kalo jawaban "pasang SL saja" sama saja jawaban asal hahaha...

    note: saya sering ketemu pembicara seminar, pengajar trading, penulis buku, yg bertipe seperti itu, sebetulnya pengetahuan mereka tidak bisa dibuktikan ke-valid-annya secara statistik, selain jawaban2 asal, atau hanya mengambil contoh sampel pendek/kecil untuk mengambil kesimpulan strategi secara umum. Fatal...
     
  6. prospero

    prospero
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jul 5, 2009
    Messages:
    409
    Likes Received:
    0
    hihihihi … pantes aja kalo gak nyambung

    penalaran statistic berdasarkan probabiltas (kemungkinan)

    sedangkan penalaran sistem berdasarkan oportunitas (peluang)

    alih2 mencoba menjelaskan bagaimana sistem bekerja melalui penalaran statistic (probabiltas) namun pada akhirnya yang memegang kendali adalah kemampuan membaca ‘peluang’ :D

    mindset sistem trading bekerja pada aturan yang ketat sedangkan mindset probabiltas bekerja berdasarkan ‘kemungkinan’ yang akan datang

    jadi mengapa harus repot bekerja dan menjelaskan sesuatu dalam dua tahap: probabiltas dan oportunitas jika fungsi sistem trading pada dasarnya utk membaca peluang yang ada “saat ini”


    imho
     
  7. Hampir Saja

    Hampir Saja
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jul 26, 2011
    Messages:
    102
    Likes Received:
    1
    Contoh sampling jk pendek ( 1 minggu ) dari sebuah strategi 1 minggu.jpg

    strategi ini punya "akurasi" >80% profitable

    sample 32x OP, jika ini dipakai kesimpulan untuk misalnya seminar trading, atau buku trading, dll, maka dalam sampling data 32 sample range 1 minggu, strategi ini profitable =D> 87% brow........mantabbb gannn....(????)

    bagaimana dengan range waktu dan sample yg lebih panjang? apakah bisa dijawab "pokoknya secara statistik sudah terbukti"?
     
  8. prospero

    prospero
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jul 5, 2009
    Messages:
    409
    Likes Received:
    0
    imo,

    “pamer” hasil akhir trading tidak membuktikan apa2 malah akan cenderung menyebabkan para peserta seminar menjadi “disorientasi” akan tujuan semula yaitu memahami logika sistem ybs ,

    logika dimaksud adalah memahami keeratan hubungan kerja antar indikator sebagai satu kesatuan yang komprehensif … yang jelas diluar kemampuan penjelasan ilmu statistic tapi lebih terkait dgn konsep logika (input-proses-out)
    dan bukan sekedar menempel bermacam2 indicator dan alih-alih mengklaim sudah membuat suatu sistem trading :D

    yang jelas dibutuhkan sikap kritis dari peserta sendiri dan bagaimana pengajar itu mengurai logika sistem ybs dgn cara yang mudah dipahami peserta
    disini peserta bisa menilai kompentensi dari pengajar itu sendiri, apakah memahami logika sistem tersebut atau hanya sekedar mengetahui cara kerja sistem tersebut

    gak ada pertanyaan yang bodoh .. yang ada jawaban yang bodoh
     
  9. Hampir Saja

    Hampir Saja
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jul 26, 2011
    Messages:
    102
    Likes Received:
    1
    yap....agree...memang seharusnya begitu....peserta seminar trading, pembaca buku, pembaca forum, pembaca milis2 trading, sewajarnya bersikap kritis dan logis...karena disoerientasi sangat mudah terjadi
     
  10. Hampir Saja

    Hampir Saja
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Jul 26, 2011
    Messages:
    102
    Likes Received:
    1
    Dalam 12 tahun strategi tsb (sama persis) setelah >6000 trades menunjukkan kinerja negatif walaupun "akurasi" nya tetap >80% 12 thn zoom.jpg

    so...be careful dg strategi yg akan anda terapkan, walaupun diklaim mempunyai akurasi tinggi, apalagi diblafing dalam seminar2 atau forum dengan bumbu kata2 "statistik"...."akurat"...dll....
     

Share This Page