web statistics

Sepi Katalis, Dolar Australia Unggul Terhadap Kiwi Karena Suku Bunga RBNZ

Discussion in 'Ekonomi dan Investasi' started by Ryan HOption, Mar 28, 2019.

  1. Ryan HOption

    Ryan HOption
    Expand Collapse
    Member

    Joined:
    Apr 9, 2018
    Messages:
    596
    Likes Received:
    0
    Perdagangan Dolar Australia terhadap Dolar New Zealand tampak mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini menuju ke levle harga 1.0430 saat sesi awal perdagangan kawasan Asia. Rabu kemarin pasangan ini mengalami kenaikan cukup tajam dengan besaran hampir mencapai 150 pips. Penyebab penguatan Aussie ini adalah pernyataan dari bank sentral New Zealand mengenai suku bunga yang sangat dovish. Selain itu data dari Australia New Zealand Bank yang lemah juga turut memberikan dorongan momentum reli pasangan AUDNZD.

    Perdagangan hari Kamis ini tampak pada kelompok Australia New Zealand Bank atau ANZ yang merilis data mengenai hasil survei kepercayaan pada sektor bisnis yang anjlok ke -38. Data ini meleset dari perkiraan di angka -24,3 dan dari data sebelumnya di angka -30.9. Level yang dicapai saat ini merupakan level paling rendah dalam empat bulan terakhir yang membuat Dolar Australia menguat melawan Dolar Kiwi. Sementara itu pada aktivitas ANZ juga tampak negatif dengan hasil 6,3 persen dengan prediksi sekitar 11,8 persen dan terhadap hasil data sebelumnya di angka 10,5 persen.

    Sebelumnya pasangan ini juga sudah mendaki tajam karena pernyataan suku bunga oleh RBNZ yang sangat bernada dovish. Dalam pertemuan pembahasan arah kebijakan moneter dan suku bunga New Zealand tersebut, RBNZ juga menyatakan untuk ke depan kemungkinan arah suku bunga akan mengalami penurunan.

    Dolar Australia akan tetap unggul pada pasangan AUDNZD walaupun Australia tidak ada rilis data ekonomi yang mampu menggerakkan pasar. Melemahnya mata uang Kiwi akan terus mendorong kenaikan pasangan tersebut lebih tinggi lagi. Katalis Aussie mungkin akan datang dari negosiasi kesepakatan akhir antara AS dengan China. Untuk itu dalam perdagangan lebih lanjut, para pelaku pasar dan investor akan lebih fokus ke pembaruan mengenai negosiasi AS dengan China.


    Dilansir oleh inforexnews.com
     

Share This Page